Aksi Borong Saham Investor Asing Tetap Deras Pada Hari Kedelapan

Reli aksi beli bersih oleh investor asing berlanjut pada hari kedelapan berturut-turut. Investor asing membukukan aksi beli sekitar 792,60 juta lembar saham senilai Rp2,72 triliun. Adapun aksi jual investor asing tercatat 592,86 juta lembar saham senilai sekitar Rp1,8 triliun.
Renat Sofie Andriani | 05 November 2018 18:36 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Reli aksi beli bersih oleh investor asing berlanjut pada hari kedelapan berturut-turut.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi beli bersih atau net buy senilai Rp922,53 miliar pada perdagangan hari ini, Senin (5/11/2018).

Investor asing membukukan aksi beli sekitar 792,60 juta lembar saham senilai Rp2,72 triliun. Adapun aksi jual investor asing tercatat 592,86 juta lembar saham senilai sekitar Rp1,8 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa mencapai Rp6,69 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 7,77 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali meraih momentum penguatannya sekaligus membukukan reli hari kelima berturut-turut pada akhir perdagangan hari ini.

IHSG ditutup menguat 0,24% atau 14,30 poin di level 5.920,59, level penutupan tertinggi sejak 1 Oktober. Adapun pada perdagangan Jumat (4/11), IHSG berakhir naik lebih dari 1% atau 70,37 poin di posisi 5.906,29.

Padahal, indeks sempat tergelincir ke level 5.886 setelah dibuka di zona merah dengan turun 0,19% atau 11,05 poin di level 5.895,24 pagi tadi.  Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif pada kisaran level 5.886,21–5.926,63.

Dari 612 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 179 saham menguat, 213 saham melemah, dan 220 saham stagnan.

Sebanyak empat dari sembilan sektor menetap di wilayah positif, dipimpin konsumer (+1,54%) dan aneka industri (+0,79%). Adapun sektor infrastruktur yang melemah 0,66% berakhir di zona merah diikuti empat sektor lainnya sekaligus membatasi kenaikan IHSG.

Sejumlah saham emiten konsumer yakni PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) yang masing-masing naik 2,89% dan 3,67% pun menjadi pendorong utama terhadap berlanjutnya penguatan IHSG hari ini.

Berikut ringkasan perdagangan saham oleh investor asing:

5 November

Rp922,53 miliar

Net buy

2 November

Rp1,16 triliun

Net buy

1 November

Rp1,17 triliun

Net buy

31 Oktober

Rp1,52 triliun

Net buy

30 Oktober

Rp599,18 miliar

Net buy

29 Oktober

Rp131,78 miliar

Net buy

26 Oktober

Rp388,86 miliar

Net buy

25 Oktober

Rp114,06 miliar

Net buy

24 Oktober

Rp686,81 miliar

Net sell

23 Oktober

Rp77,84 miliar

Net sell

 SumberBursa Efek Indonesia, 2018

Tag : transaksi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top