Kuartal III/2018, Laba Kresna Graha Investama (KREN) Sudah Lampaui Raihan Tahun lalu

Perusahaan yang bergerak di sektor investasi, PT Kresna Graha Investama Tbk. pada sembilan bulan tahun ini berhasil mencatatkan angka pendapatan yang tertinggi. Tak hanya itu, perseroan juga berhasil mencatatkan laba yang melampaui torehan sepanjang tahun lalu.
Tegar Arief | 01 November 2018 18:52 WIB
Kresna Graha Investama/KREN

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan yang bergerak di sektor investasi, PT Kresna Graha Investama Tbk. pada sembilan bulan tahun ini berhasil mencatatkan angka pendapatan yang tertinggi. Tak hanya itu, perseroan juga berhasil mencatatkan laba yang melampaui torehan sepanjang tahun lalu.

Dari data yang dirilis perseroan, total pendapatan emiten bersandi saham KREN tersebut mencapai Rp4,1 triliun, melejit hingga 585,5% dibandingkan periode Januari-September tahun lalu yang hanya senilai Rp597,3 miliar.

Lini usaha di sektor digital dan teknologi menjadi tulang punggung perseroan dengan kontribusi mencapai Rp3,6 triliun atau setara dengan 88,9%. Tahun lalu, kontribusi sektor ini masih cukup kecil yakni sekitar 30,4%.

"Kami juga berhasil membukukan laba bersih per 30 September 2018 senilai Rp301,8 miliar, melampaui capaian sepanjang 2017 yang senilai Rp291,1 miliar," kata Head of Business Analysis Kresna Graha Investama Stanley Tjiandra, Kamis (1/11/2018).

Capaian pada kuartal III/2018 semakin mendekati target tahunan yang dipatok perseroan. Pada tahun ini, KREN menargetkan pendapatan senilai Rp5 triliun dengan kontribusi dari sektor digital mencapai 90%.

Secara kuartalan, pada kuartal III/2018 KREN berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 70,1% menjadi Rp2 triliun dibandingkan kuartal II/2018, sehingga laba bersih perseroan tumbuh sebesar 105,9% menjadi Rp136,6 miliar dibandingkan pada kuartal II/2018.

Dalam beberapa tahun terakhir, KREN memang lebih memfokuskan bisnisnya pada segmen digital. Bahkan, tperseroan juga memboyong anak usahanya di sektor ini untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) guna memperluas ekspansi.

Melalui anak usahanya, PT M Cash Integrasi Tbk. (MCAS) dan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk. (DIVA) perseroan terus memperluas sayap bisnisnya. Per September 2018, MCAS berhasil menambah titik distribusi sebesar 121,4% yoy, menjadi total 43.853 dari 19.804 di September 2017.

Sedangkan DIVA menambah titik distribusi digitalnya sebanyak 16.514, menjadi total 65.369 pada September 2018 dari 19.804 pada September 2017. DIVA berperan sebagai salah satu ‘building blocks’ KREN guna menangkap potensi besar yang dimiliki di sektor UKM di dalam negeri.

DIVA sendiri tak lama lagi akan mencatatkan sahamnya di pasar modal. Melalui penawaran umum saham perdana alias initial public offering [IPO] perseroan menargetkan untuk memperoleh dana sekitar Rp600 miliar-Rp800 miliar.

"Sepanjang kuartal III/2018 perseroan semakin meningkatkan keterlibatannya dalam inklusi keuangan, terutama dalam mentransformasi masyarakat Indonesia guna beroperasi secara non-tunai melalui PT Digital Artha Media [DAM Corp.]," ujarnya.

Per akhir kuartal III/2018, total aset KREN tercatat mencapai Rp3,11 triliun dengan liabilitas senilai Rp831 miliar dan ekuitas yang mencapai Rp2,29 triliun.

Tag : kinerja emiten, kresna graha investama
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top