AKSI EMITEN 4 SEPTEMBER: Emiten Farmasi Ekspansif, WIKA Kebut Kereta Cepat

Berita terkait ekspansi emiten farmasi serta akselerasi pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menjadi sorotan media nasional hari ini, Selasa (4/9/2018).
Renat Sofie Andriani | 04 September 2018 09:18 WIB
Petugas kepolisian menjaga lokasi 'groundbreaking' pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (21/1). Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 km tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian, khususnya daerah Jakarta dan Bandung ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA – Berita terkait ekspansi emiten farmasi serta akselerasi pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menjadi sorotan media nasional hari ini, Selasa (4/9/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Emiten Farmasi Genjot Pasar Luar Negeri. Emiten farmasi menggenjot penetrasi produk ke luar negeri melalui ekspansi yang dilakukan untuk menambah tebal pundi-pundi perseroan. Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir mengatakan bahwa saat ini telah memiliki 34 gerai ritel farmasi di Arab Saudi. (Bisnis Indonesia)

Menakar SPBU & Kawasan Industri AKRA. Setelah memacu pendapatan dari bisnis distribusi bahan bakar minyak untuk segmen industri, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) mulai mengegas dua lini usaha lain, yakni BBM ke pasar ritel dan kawasan industri. (Bisnis Indonesia)

WIKA Kebut Proyek Kereta Cepat. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. mengakselerasi pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung setelah China Development Bank mencairkan kredit termin kedua senilai US$274,8 juta atau Rp3,84 triliun kepada PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). (Bisnis Indonesia)

MGRO Lanjutkan Akuisisi Kebun. PT Mahkota Group Tbk. melanjutkan rencana akuisisi lahan sawit seluas 5.000 hektare—20.000 hektare untuk memperkuat posisi perseroan sebagai perusahaan perkebunan yang terintegrasi dari hulu ke hilir. (Bisnis Indonesia)

Pinjaman US$274,8 Juta Cair, Wika Percepat Proyek Kereta Cepat. PT Wijaya Karya Tbk. (WIKA) akan mempercepat konstruksi kereta cepat setelah China Development Bank (CDB) mencairkan pinjaman tahap kedua senilai US$274,8 juta atau setara Rp3,85 triliun pada pekan lalu. (Investor Daily)

ABMM Memburu Tambang Baru. Perburuan tambang batubara baru PT ABM Investama Tbk. masih akan berlanjut hingga tahun depan. Target perusahaan tersebut adalah adalah mengakuisisi tambang batubara dengan kandungan di atas 4.000 kilokalori per kilogram (kkal/kg). (Kontan)

 

Tag : kinerja emiten, aksi emiten
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top