Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Entitas Sinarmas, Laba GEMS Tumbuh 32,33%

Emiten tambang batu bara yang tergabung dalam Grup Sinarmas, PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS), membukukan kenaikan laba bersih sebesar 32,33% year on year (yoy) pada semester I/2018.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 17 Agustus 2018  |  17:58 WIB
Kapal Golden Energy
Kapal Golden Energy

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten tambang batu bara yang tergabung dalam Grup Sinarmas, PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS), membukukan kenaikan laba bersih sebesar 32,33% year on year (yoy) pada semester I/2018.

Dalam laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan Kamis (16/8/2018), manajemen GEMS menyebutkan pendapatan per Juni 2018 mencapai US$480,74 juta. Nilai itu melonjak 71,77% yoy dari sebelumnya US$279,88 juta.

"Pendapatan terbesar berasal dari penjualan ke Itochu Singapura senilai US$60,80 juta, selanjutnya PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. sebesar U$47,79 juta," papar manajemen.

Dari sisi operasional, GEMS  memproduksi batu bara sejumlah 9,09 juta ton pada semester I/2018. Perinciannya, PT Borneo Indobara (BIB) berkontribusi 8,02 juta ton dan PT Kuansing Inti Makmur (KIM)  menyumbang 1,07 juta ton.

Tahun ini. target volume produksi batu bara perseroan sebesar 21,8 juta ton. Sebelumnya pada 2017 realisasi produksi batu hitam sejumlah 15,6 juta ton.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$67,82 juta. Laba bersih itu naik 32,33% yoy dari sebelumnya US$51,25 juta.

Posisi kas dan setara kas GEMS pada semester I/2018 sejumlah U$35,65 juta. Nilai itu turun dibandingkan per Juni 2017 sebesar US$99,70 juta.

Per Juni 2018, liabilitas perseroan turun menjadi US$203,58 juta dari posisi akhir 2017 sebesar US$298,25 juta. Liabilitas jangka pendek berkurang signifikan menjadi US$154,17 juta dari sebelumnya US$246,55 juta.

Total ekuitas GEMS meningkat menjadi US$300,27 juta dari akhir tahun lalu US$292,22 juta. Total aset perseroan berkurang menuju US$503,86 juta dari sebelumnya US$590,47 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

golden energy
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top