KINO Masih Miliki Dana Rp236 Miliar dari Sisa IPO

PT Kino Indonesia Tbk. masih mengantongi dana yang cukup besar dari sisa hasil penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO) pada 2015.
Tegar Arief | 13 Juli 2018 10:34 WIB
PT Kino Indonesia Tbk - kino.co.id

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Kino Indonesia Tbk. masih mengantongi dana yang cukup besar dari sisa hasil penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO) pada 2015.

Dikutip dari keterbukaan informasi, Jumat (13/7/2018), emiten bersandi KINO itu masih memiliki dana senilai Rp236,96 miliar dari total dana yang diperoleh saat penawaran umum senilai Rp796,41 miliar.

Realisasi penggunaan dana hasil IPO itu adalah untuk pembelian/akuisisi merek dan/atau pembeian/akuisisi aset dan/atau pembelian/akuisisi/penyertaan modal mencapai Rp176,80 miliar.

Adapun dana yang digunakan untuk belanja modal tercatat mencapai Rp199,46 miliar dan dana untuk kebutuhan modal kerja senilai Rp183,17 miliar. Sehingga, total dana yang telah dikeluarkan dari hasil IPO mencapai Rp559,45 miliar.

Tahun ini, KINO menargetkan kenaikan laba hingga 35%, serta penjualan sebesar 10%. Angka itu tidak berlebihan jika melihat kinerja perseroan pada tiga bulan pertama tahun ini.

Total penjualan KINO pada kuartal I/2018 mencapai Rp832,49 miliar, naik 24,2% dibandingkan torehan penjualan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp670,26 miliar.

Sementara itu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak hingga 806% secara year-on-year (yoy) dari Rp3,55 miliar pada kuartal I/2017 menjadi Rp32,19 miliar pada kuartal I/2018.

Tag : kino indonesia
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top