Kiwoom Sekuritas: Penguatan Obligasi Mulai Terkonfirmasi

Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan pasar obligasi pada perdagangan hari ini, Rabu (11/7/2018) akan dibuka menguat dan berpotensi tetap menguat, yang mana telah terkonfirmasi secara jangka pendek.
Emanuel B. Caesario | 11 Juli 2018 07:22 WIB
Ilustrasi - www.hennionandwalsh.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan pasar obligasi pada perdagangan hari ini, Rabu (11/7/2018) akan dibuka menguat dan berpotensi tetap menguat, yang mana telah terkonfirmasi secara jangka pendek.

Maximilianus Nico Demus, Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia, mengatakan bahwa resistance tahap pertama sudah terlewati dengan baik, hanya FR0063 yang masih akan menguji resistance hari ini.

Nico mengatakan, tentu hal ini bukanlah hal yang sulit, karena obligasi benchmark lainnya sudah melewatinya dengan baik.

Penguatan ini pun juga sejalan dengan kenaikkan dari Emerging Markets Index yang mulai konsisten untuk mengalami kenaikkan setelah sebelumnya terpuruk cukup dalam.

Fokus berikutnya adalah data ekspor dan impor pada tanggal 16 Juli nanti.

"Kami merekomendasikan beli hari ini, khususnya bagi obligasi berdurasi 20 tahun yang tengah mengalami kenaikkan cukup pesat," katanya dalam riset harian, Rabu (11/7/2018).

Pada perdagangan kemarin, total transaksi dan total frekuensi naik drastis dibandingkan dengan hari sebelumnya di tengah kenaikkan harga obligasi pemerintah kemarin.

Total transaksi didominasi oleh obligasi berdurasi kurang dari 1 tahun, diikuti dengan 3 – 5 tahun dan 1 – 3 tahun. Sisanya merata di semua tenor hingga 25 tahun.

Pasar obligasi kemarin terlihat begitu semangat untuk mengalami kenaikkan harga, alhasil lelang obligasi syariah pun berjalan dengan sangat baik, sehingga mendatangkan total penawaran Rp12,5 triliun dan yang dimenangkan Rp8 triliun.

Kemenangan ini lebih lebih banyak apabila dibandingkan dengan lelang sebelumnya ketika kondisi obligasi sedang mengalami pelemahan harga yang sangat dalam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top