IHSG SESI I: BMRI & HMSP Penekan Utama, ERTX Merosot 32,79%

IHSG melemah 0,63% atau 36,05 poin ke level 5.703,28 pada jeda siang, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,11% atau 6,20 poin di level 5.733,13.
Aprianto Cahyo Nugroho | 06 Juli 2018 12:11 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Saham BMRI dan HMSP menjadi penekan utama pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (6/7/2018).

IHSG melemah 0,63% atau 36,05 poin ke level 5.703,28 pada jeda siang, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,11% atau 6,20 poin di level 5.733,13.

Adapun pada perdagangan kemarin, Kamis (5/7), IHSG ditutup berbalik menguat 0,1% atau 5,69 poin ke level 5.738,33.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.697,30 – 5.743,36. Sebanyak 155 saham menguat, 194 saham melemah, dan 240 saham stagnan dari 588 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang melemah 3,07% menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG pada akhir sesi I, diikuti saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang melemah 1,86%.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG menetap di zona merah dengan tekanan utama dari sektor finansial yang melemah 1,51%, disusul sektor industri dasar yang turun 1,19%.

Adapun tiga sektor lainnnya menguat dan menahan pelemahan IHSG lebih lanjut, dipimpin oleh sektor tambang yang naik 1,54%.

Saham BMRI(-3,07%), BBCA (-1,41%), BBRI (-1,72%), dan BBNI (-2,46%) menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor konsumer pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Apa saja 10 emiten penopang utama IHSG siang ini? Berikut rinciannya:

 

Berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

BMRI

-3,07%

HMSP

-1,86%

BBCA

-1,41%

BBRI

-1,72%

UNVR

-1,57%

 

Berdasarkan presentase: 

Kode

Perubahan

ERTX

-32,79

BUVA

-25,00

BPFI

-19,18

AIMS

-18,10

HDTX

-14,69

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top