Sektor Finansial Terlemah, Saham Perbankan Penekan Utama IHSG di Akhir Sesi I

Pelemahan sejumlah emiten perbankan menjadi penekan utama pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Senin (25/6/2018).
Renat Sofie Andriani | 25 Juni 2018 13:01 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/6/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan sejumlah emiten perbankan menjadi penekan utama pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Senin (25/6/2018).

IHSG turun 0,13% atau 7,28 poin ke level 5.814,53 pada akhir sesi I, setelah sempat rebound saat dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,49% atau 28,50 poin di level 5.850,31.

Pada perdagangan Jumat (22/5), IHSG berakhir turun 0,01% atau 0,52 poin di level 5.821,81.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.802,36 – 5.860,17. Sebanyak 166 saham menguat, 213 saham melemah, dan 208 saham stagnan dari 587 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) yang melemah 2,68% menjadi penekan utama terhadap koreksi IHSG pada akhir sesi I, diikuti saham BMRI (-1,12%) dan BBNI (-2,03%).

Empat dari sembilan indeks sektoral IHSG menetap di zona merah dengan tekanan utama sektor finansial (-0,70%) dan tambang (-0,38%), empat sektor menetap di zona hijau, sedangkan sektor pertanian bergerak stagnan.

Saham BBRI (-3,02%), BMRI (-1,12%), BBNI (-2,03%), dan BRIS (-5,13%) menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor finansial pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Apa saja 10 emiten penekan utama IHSG siang ini? Berikut rinciannya:

Berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

BBRI

-2,68%

BMRI

-1,12%

BBNI

-2,03%

UNVR

-0,68%

UNTR

-1,74%

Berdasarkan presentase: 

Kode

Perubahan

BPFI

-20,00%

JKSW

-19,17%

ATIC

-18,18%

TRIL

-17,46%

CSIS

-17,27%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top