Net Sell Asing Tembus Rp2 Triliun Jelang Libur Lebaran

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sebesar lebih dari Rp2 triliun pada perdagangan terakhir menjelang libur Idulfitri, Jumat (8/6/2018).
Renat Sofie Andriani | 08 Juni 2018 19:40 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/5/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sebesar lebih dari Rp2 triliun pada perdagangan terakhir menjelang libur Idulfitri, Jumat (8/6/2018).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan net sell sebesar Rp2,45 triliun pada perdagangan hari ini.

Investor asing melakukan aksi beli sekitar 1,40 miliar lembar saham senilai Rp4,62 triliun. Adapun aksi jual investor asing tercatat 1,91 miliar lembar saham senilai sekitar Rp7,07 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa mencapai sekitar Rp11,34 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 8,26 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot hampir 2% pada perdagangan terakhir sebelum libur panjang Idulfitri. IHSG sekaligus terlempar dari level 6.100 yang baru kembali dibukukan pada akhir perdagangan kemarin.

IHSG ditutup merosot 1,85% atau 113,07 poin di level 5.993,63, setelah mulai tergelincir ke zona merah saat dibuka dengan turun 0,38% atau 23,37 poin di level 6.083,33.

Padahal, pada perdagangan Kamis (7/6/2018), IHSG mampu rebound dan berakhir menguat 0,61% atau 36,98 poin di posisi 6.106,70, level penutupan tertinggi sejak 25 April 2018. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.987,33 – 6.096,66.

Dari 584 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 113 saham menguat, 268 saham melemah, dan 203 saham stagnan.

Berdasarkan data Bloomberg, seluruh sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dipimpin sektor finansial (-3,03%), infrastruktur (-2,45%), dan konsumer (-1,61%).

Seperti sebelumnya diungkapkan Arief Budiman, kepala riset Ciptadana Sekuritas, sejumlah investor mengurangi kepemilikan mereka menjelang liburan Idul Fitri. Pada pekan libur tersebut, bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve akan menggelar pertemuan kebijakannya.

The Fed dijadwalkan menggelar FOMC meeting pada 13 Juni. Sementara itu, aktivitas perdagangan pada bursa saham Indonesia ditiadakan pada 11-19 Juni karena liburan Idul Fitri.

“Dengan FOMC meeting yang berlangsung selama periode liburan di Indonesia, sejumlah investor memutuskan untuk mengurangi kepemilikan mereka demi meminimalkan ketidakpastian,” tambah Arief, seperti dikutip dari Bloomberg.

Berikut ini ringkasan perdagangan saham oleh investor asing:

8 Juni

Rp2,45 triliun

Net sell

7 Juni

Rp98,48 miliar

Net sell

6 Juni

Rp501,64 miliar

Net sell

5 Juni

Rp89,16 miliar

Net buy

4 Juni

Rp152,06 miliar

Net sell

31 Mei

Rp466,04 miliar

Net sell

30 Mei

Rp212,12 miliar

Net sell

28 Mei

Rp512,72 miliar

Net buy

25 Mei

Rp768,97 miliar

Net buy

24 Mei

Rp684,58 miliar

Net buy

 Sumber: Bursa Efek Indonesia, 2018

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, transaksi saham

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top