Harga CPO Merosot, Posisi Terendah Sejak 7 Mei

Harga minyak kelapa sait untuk pengiriman Agustus turun pada Bursa Malaysia Derivatif, intraday terendah sejak 7 Mei.
Mutiara Nabila | 07 Juni 2018 17:33 WIB
Petani memindahkan kelapa sawit hasil panen ke atas truk di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak kelapa sait untuk pengiriman Agustus turun pada Bursa Malaysia Derivatif, intraday terendah sejak 7 Mei.

Pada perdagangan Kamis (7/6) tercatat harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) turun 12 poin atau 0,50% menjadi 2.382 ringgit per ton, selama tahun berjalan, harga CPO turun 2,54%. Dalam intraday, harga CPO tutun 0,8% menjadi 2.375 ringgit per ton dan terendah sejak 7 Mei.

“Pasokan CPO yang makin banyak dari Indonesia dan berkurangnya persaingan dalam perdagangan CPO di Malaysia menyebabkan harga CPO semaik anjlok,” ujar Marcello Cultrera, Manajer Penjualan Institusional di Okachi Malaysia, dikutip dari Bloomberg, Kamis (7/6/2018).

Minyak kedelai, komoditas yang erat kaitannya dengan kelapa sawit, untuk pengiriman Juli di Chicago Board Of Trade harganya turun 0,01 poin atau 0,03% menjadi US$30,63 sen per pon, turun 7,38% secraa year-to-date. Sementara itu, harga kedelai tercatat turun 0,25 poin atau 0,03% menjadi US$994 per bushel.

Data dari Bloomberg menunjukkan harga minyak kedelai selisih premium dari CPO hingga sekitar US$76 per ton dibandingkan dengan rata-rata tahun lalu yang selisihnya premium sekitar US$103 per ton.

Sumber : Bloomberg

Tag : komoditas, harga cpo
Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top