2 Tahun ke Depan, Sarimelati Kencana (PZZA) Akan Tambah 124 Gerai

Dalam 2 tahun ke depan, PT Sarimelati Kencana Tbk. gesit melakukan penambahan gerai baru hingga 124 gerai baru untuk meningkatkan literasi pasar sekaligus mendongrak penjualan.
Novita Sari Simamora | 24 Mei 2018 07:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Dalam 2 tahun ke depan, PT Sarimelati Kencana Tbk. gesit melakukan penambahan gerai baru hingga 124 gerai baru untuk meningkatkan literasi pasar sekaligus mendongrak penjualan.

Direktur Sarimelati Kencana Joe Sasanto mengungkapkan, perseroan akan akan membuka 175 gerai baru dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Adapun komposisi pembukaan gerai baru sebanyak 25% adalah Pizza Hut Restaurant (PHR) dan 75% Pizza Hut Delivery (PHD).

Joe mengatakan, pembukaan gerai lebih banyak karena unit PHD lebih kecil dibanding PHR, sehingga lebih mudah dalam pencarian lokasi. Dia mengatakan, luas untuk Pizza Hut harus di atas 1.000 m2, akan tetapi luas dari PHD kurang dari 1.000 m2, atau cukup menyewa rumah toko. Adapun nilai investasi per gerai sekitar Rp4 miliar-Rp8 miliar.

"Kami akan membangun 175 outlet gerai. Kami sudah membangun 51 gerai pada 2017, sehingga 124 gerai akan dibangun pada 2018 dan 2019," ungkap Joe, Rabu (23/5/2018).

Dia mengungkapkan, sekitar 75% akan dibuka di Pulau Jawa dan 25% di luar Pulau Jawa. Pembukaan gerai-gerai baru tersebut akan dilakukan di 70 kota. Joe mengungkapkan, pada tahun ini, perseroan akan tetap fokus untuk menjaga pertumbuhan.

Cara yang dilakukan untuk menjaga pertumbuhan yakni melakukan investasi. Dana investasi perseroan diperoleh dari aksi intial public offering (IPO). Menurutnya, dengan melakukan penambahan gerai-gerai baru, maka jumlah pendapatan pun akan terus meningkat.

Fokus yang dilakukan, kata Joe, menumbuhkan tambahan margin dari unit PHD. Adapun rata-rata pertumbuhan penjualan per toko pada tahun ini diprakirakan akan berada pada level 5%. Pada tahun ini, emiten bersandi saham PZZA perseroan baru buka gerai di Gorontalo dan Cianjur.

Dalam aksi IPO, Pizza Hut Indonesia mencatatkan sekitar 604,37 juta saham baru di Bursa Efek Indonesia, dengan harga pelaksanaan senilai Rp1.100 per saham. Adapun dana yang diperoleh dari aksi IPO PZZA mencapai Rp664,81 miliar.

Sebagai informasi, penggunaan dana hasil IPO sebesar 65% akan digunakan untuk meningkatkan belanja modal PZZA, baik untuk pembukaan gerai baru maupun renovasi gerai-gerai Pizza Hut Restaurant dan Pizza Hut Delivery.

Perseroan berencana untuk memperluas jaringan gerainya ke kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Pulau Sumatra, Pulau Kalimantan, Indonesia Timur dan daerah lainnya. Sisanya, sekitar 35% akan digunakan untuk pembayaran sebagian fasilitas pinjaman bank.

Tag : ipo, pizza hut
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top