Saham BTPS Auto Reject, Investor INDR Hitung Cuan

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk. membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan hari ini, Selasa (8/5/2018).
Renat Sofie Andriani | 08 Mei 2018 19:50 WIB
Karyawan berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk. membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan hari ini, Selasa (8/5/2018).

BTPN Syariah secara resmi mencatatkan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten BTPS per hari ini.

Harga saham BTPS memimpin penguatan saham setelah melonjak 49,74% dari harga penawaran perdana, sekaligus menyentuh batas penghentian perdagangan saham otomatis (auto rejection) atas pada level Rp1.460 per lembar saham.

Perseroan telah melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada 27 April 2018 - 2 Mei 2018 dengan harga penjualan saham ditetapkan sebesar Rp975 per lembar saham.

BTPN Syariah mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 1,7 kali dari total saham yang ditawarkan atau senilai 1,31 miliar lembar saham dibandingkan dari 770 juta lembar saham yang ditawarkan.

Menempati posisi terkuat berikutnya adalah saham PT Indo-Rama Synthetics Tbk. (INDR) yang menguat 24,91% dan ditutup di Rp3.660 per lembar saham.

Di sisi lain, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir merosot pada perdagangan hari ini.

IHSG ditutup merosot 1,88% atau 110,38 poin di level 5.774,72, setelah dibuka turun 0,38% atau 22,32 poin di level 5.862,78. Adapun pada perdagangan Senin (7/5), IHSG mampu membukukan rebound dengan berakhir menguat 1,60% atau 92,75 poin di level 5.885,10.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.752,80 – 5.866,08. Dari 577 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 82 saham menguat, 304 saham melemah, dan 191 saham stagnan.

Berdasarkan data Bloomberg, seluruh sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dipimpin sektor infrastruktur (-3,77%), industri dasar (-2,64%), dan konsumer (-2,54%).

Saham apa saja yang menjadi top gainers dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini? Berikut rinciannya:

Kode           

Harga (Rp)

(%)

BTPS

1.460

+49,74

INDR

3.660

+24,91

DFAM

660

+24,53

MLPT

785

+18,94

BUVA

480

+18,81

 Sumber: Bloomberg 

Tag : IHSG, top gainers
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top