Saham Cahayasakti Investindo Sukses Auto Reject

Harga saham PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. mengalami penurunan tertajam pada perdagangan hari ini, Senin (23/4/2018).
Renat Sofie Andriani | 23 April 2018 20:13 WIB
Karyawan berjalan di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. mengalami penurunan tertajam pada perdagangan hari ini, Senin (23/4/2018).

Harga saham emiten bersandi CSIS ini memimpin top losers setelah anjlok 25% dan ditutup di Rp450 per lembar saham, sekaligus menyentuh batas penghentian perdagangan saham otomatis (auto reject).

Menempati posisi terlemah kedua adalah saham PT Indah Prakasa Sentosa Tbk. (INPS) yang melorot 14,19% dan berakhir di Rp2.600 per lembar saham

Sementara itu, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari kedua berturut-turut.

IHSG ditutup melemah 0,47% atau 29,55 poin di level 6.308,15, setelah dibuka di zona merah dengan turun 0,14% atau 9,05 poin di level 6.328,65. Pada perdagangan Jumat (20/4), IHSG berakhir melemah 0,29% atau 18,21 poin di level 6.337,69.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran level 6.298,38 – 6.335,45.

Dari 575 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 153 saham menguat, 229 saham melemah, dan 203 saham stagnan.

Berdasarkan data Bloomberg, enam dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dipimpin sektor properti (-0,89%) dan konsumer (-0,85%). Sektor infrastruktur stagnan, sedangkan sektor industri dasar dan perdagangan masing-masing naik 0,29% dan 0,09%.

Saham apa saja yang menjadi top losers dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini? Berikut rinciannya:

Kode

Harga (Rp)

(%)

CSIS

450

-25,00

INPS

2.600

-14,19

RODA

550

-13,39

AHAP

175

-11,62

GDYR

1.955

-11,14

 Sumber: Bloomberg

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, top losers

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top