Kurs Tengah Terdepresiasi 26 Poin, Mata Uang Asia Tertekan

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Jumat (20/4/2018) di Rp13.804 per dolar AS, terdepresiasi 26 poin atau 0,18% dari level Rp13.778 pada Kamis (19/4).
Renat Sofie Andriani | 20 April 2018 11:42 WIB
Petugas memeriksa uang di cash center'Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (15/5). - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Jumat (20/4/2018) di Rp13.804 per dolar AS, terdepresiasi 26 poin atau 0,18% dari level Rp13.778 pada Kamis (19/4).

Kurs jual ditetapkan Rp13.873 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp13.735 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp138.

Di pasar spot, nilai tukar rupiah terpantau terdepresiasi 0,25% atau 34 poin ke level Rp13.819 per dolar AS pada pukul 11.04 WIB.

Mata uang Garuda dibuka melemah 10 poin atau 0,07% di Rp13.795 per dolar AS pagi tadi, setelah berakhir melemah 9 poin atau 0,07% di posisi Rp13.785 pada perdagangan Kamis (19/4).

Dilansir Bloomberg, rupiah melemah ke level terendah dalam sekitar dua tahun setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan tidak mengubah suku bunga acuannya pada pertemuan kebijakan yang berakhir Kamis (19/4/2018).

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Januari 2018 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate tetap sebesar 4,25%.

Rapat tersebut juga memutuskan suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 3,50% dan Lending Facility tetap sebesar 5,00%, berlaku efektif sejak 19 Januari 2018.

Keputusan itu sejalan dengan prediksi 19 ekonom dalam survei Bloomberg.

“Bank Indonesia dapat menaikkan suku bunga jika kebijakan moneter pasar yang dikembangkan lebih ketat menyebabkan tekanan depresiasi lebih lanjut terhadap rupiah serta merugikan stabilitas,” papar ekonom Goldman Sachs Nupur Gupta dan Andrew Tilton dalam risetnya.

Berdasarkan data Bloomberg, sepanjang perdagangan pagi ini rupiah bergerak pada kisaran Rp13.768- Rp13.822 per dolar AS.

Bersama rupiah, hampir seluruh mata uang lainnya di Asia terpantau melemah terhadap dolar AS siang ini, dipimpin won Korea Selatan dengan 0,57% dan rupee India sebesar 0,37%. Di sisi lain, dolar Hong Kong naik tipis 0,01%.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia terpantau naik 0,011 poin atau 0,01% ke level 89,951 pada pukul 10.55 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar dibuka di zona merah dengan turun 0,034 atau 0,04% poin di posisi 89,906 setelah pada perdagangan Kamis (19/4) ditutup menguat 0,35% atau 0,317 poin di posisi 89,940.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

20 April

13.804

19 April

13.778

18 April

13.770

17 April

13.770

16 April

13.766

 

 

 

 

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kurs tengah bi

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top