Ramayana (RALS) Perbesar Segmen Fesyen

Di tengah membaiknya daya beli masyarakat, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. kini fokus untuk memperbesar porsi penjualan fesyen.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 19 April 2018  |  19:09 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah membaiknya daya beli masyarakat, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. kini fokus untuk memperbesar porsi penjualan fesyen.

Sekretaris Perusahaan Ramayana Lestari Setyadi Surya mengatakan, kontribusi penjualan produk fesyen mencapai 75,3% atau sekitar Rp1,13 triliun pada kuartal I/2018, dari total realisasi penjualan senilai Rp1,51 triliun. Dia mengungkapkan, nilai penjualan hingga produk-produk fesyen hingga Maret 2018 berhasil tumbuh 19,3% year-on-year,

Meskipun pertumbuhan segmen fesyen Ramayana tumbuh dua digit, tetapi segmen supermarket perseroan masih mencatatkan pertumbuhan yang negatif 20,3%. Hal itu, membuat pertumbuhan total penjualan perseroan menjadi satu digit yakni 2,5% yoy per kuartal I/2018.

Hingga saat ini, emiten bersandi saham RALS ini memiliki total gerai 117 gerai, termasuk 80 gerai yang memiliki bagian supermarket. Setyadi memproyeksikan, penjualan supermarket yang negatif bakal menjadi positif pada tahun ini, seiring dengan rencana downsize bagian supermarket.

"Performa segmen fesyen sangat bagus, akan tetapi bagian supermarket masih negatif. Kami memang memiliki kebijakan untuk memperkecil segmen supermarket mengingat banyaknya warung dan minimarket," ungkapnya di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Dia mengungkapkan, segmen supermarket tidak akan dijadikan bisnis utama perseroan, tetapi akan menjadi pelengkap dari gerai perseroan. Namun, setelah efisiensi yang telah dilakukan RALS pada tahun lalu melalui downsize, gross margin supermarket mulai mencatatkan peningkatkan menjadi 8,1% pada kuartal I/2018 dari posisi 6,4% pada kuartal I/2017.

Dari 80 gerai Ramayana yang memiliki supermarket, katanya, sebanyak 50% diantaranya masih mencatatkan untung, 20% tidak membukukan keuntungan dan 30% lagi membukukan kerugian. Dia mengatakan, sebanyak 30% dari total gerai supermarket akan dilakukan downsize.

Sementara itu, gross margin segmen fesyen pada kuartal I/2018 mencapai 30,8% dari posisi 30% pada kuartal I/2017. Dia mengungkapkan, bisnis ritel pada tahun ini berpotensi lebih baik, dibandingkan dengan tahun lalu.

Selain melakukan downsize, katanya, Ramayana juga akan memberikan perhatian melakukan transformasi dan menganalisis kategori barang yang memberikan keuntungan yang lebih baik bagi perseroan.

Transformasi dari sisi fesyen yang telah dilakukan adalah membuka dua gerai Ramayana Prime di Jatinegara dan Cibubur. Dia mengatakan, tenant yang ada di Ramayana Prime cenderung lebih lengkap dan diharapkan kinerja dua gerai tersebut melampaui gerai lainnya.

Terpisah, Wakil Presiden Direktur Ramayana Lestari Sentosa Jane Melinda Tumewu mengatakan, perseroan akan fokus untuk meningkatkan segmen fesyen. Kini pihaknya juga akan mengusung konsep baru menjelang Lebaran.

Jane menuturkan, akan melakukan inovasi dalam konsep, mengubah layout gerai dan menyediakan produk-produk fesyen yang lebih premium dengan harga terjangkau dan lebih diminati masyarakat. Trik yang dilakukan untuk meningkatkan penjualan, katanya, Ramayana Prime juga akan mengundang artis dan konser musik pada akhir pekan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ramayana

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top