Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nilai Rata-rata Transaksi Saham Sepanjang Pekan Ini Rp8,64 Triliun

Bursa Efek Indonesia mencatat bahwa rata-rata nilai transaksi saham harian sepanjang pekan ini mengalami perubahan 2,92% menjadi Rp8,64 triliun dari Rp8,90 triliun sepekan sebelumnya.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 24 Maret 2018  |  12:53 WIB
Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Bursa Efek Indonesia mencatat bahwa rata-rata nilai transaksi saham harian sepanjang pekan ini mengalami perubahan 2,92% menjadi Rp8,64 triliun dari Rp8,90 triliun sepekan sebelumnya.

Sementara, untuk rata-rata volume transaksi saham harian pada pekan ini mengalami kenaikan 1,13% menjadi 11,17 miliar unit saham dari posisi 11,05 miliar unit saham pada pekan lalu.

Sedangkan rata-rata frekuensi transaksi saham harian pada pekan ini berubah 1,74% ke posisi 364,93 ribu kali transaksi dari 371,39 ribu kali transaksi pada sepekan sebelumnya,.

Hal tersebut sepeti disampaikan Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Oskar Herliansyah, melalui keterangan resmi yang dikutip Bisnis, Sabtu (24/3).

Dia mengatakan bahwa investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih di sepanjang pekan ini dengan nilai Rp3,75 triliun.

"Sepanjang tahun ini investor asing telah membukukan jual bersih senilai Rp21,04 triliun," tambahnya.

Seperti diketahui bahwa laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini mengalami penurunan sejalan dengan koreksi yang terjadi pada indeks saham global dan Asia.

IHSG mengalami perubahan 1,49% ke posisi 6.210,69 poin dari 6.304,95 poin pada penutupan sepekan sebelumnya.

Perubahan IHSG juga mendorong nilai kapitalisasi pasar BEI di akhir pekan ini berkurang 1,5% menjadi Rp6.908,34 triliun dari Rp7.014,24 triliun pada posisi minggu lalu.

Namun demikian, laju IHSG masih lebih baik dibandingkan indeks saham Sensex 30 India yang terkoreksi 1,66%, Australia yang melemah 2,08%, Strait Times Singapura minus 2,52%, KOSPI Korea Selatan yang turun 3,10%, Indeks FT100 Inggris Raya yang menurun 3,70%.

Selain itu juga lebih baik dari pada indeks Hang Seng Hongkong yang melemah 3,79%, Indeks Dow Jones Amerika Serikat yang terkoreksi 3,96%, dan Nikkei 225 Jepang yang minus 4,88%, indeks SET Thailand yang melemah 1,32%. "Dan hanya Indeks KLCI Malaysia yang ditutup positif selama sepekan terakhir dengan nilai 1,02%," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top