Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Startup Bersinar, Bursa China Menguat di Hari Kedua

Bursa saham China berhasil memperpanjang penguatannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Jumat (9/3/2018), ditopang performa startup saat investor terus menempatkan taruhan pada perusahaan teknologi yang dilihat sebagai pendorong ekonomi baru negeri panda.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 09 Maret 2018  |  16:48 WIB
Startup Bersinar, Bursa China Menguat di Hari Kedua
Bursa China. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham China berhasil memperpanjang penguatannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Jumat (9/3/2018), ditopang performa startup saat investor terus menempatkan taruhan pada perusahaan teknologi yang dilihat sebagai pendorong ‘ekonomi baru’ negeri panda.

Indeks CSI 300 di Shenzhen yang berisi saham-saham bluechip hari ini berakhir menguat 0,77% atau 31,27 poin di level 4.108,87, setelah berakhir rebound dengan penguatan 1,01% di posisi 4.077,60 pada perdagangan Kamis (8/3)..

Adapun indeks Shanghai Composite hari ini ditutup menguat 0,57% atau 18,76 poin di level 3.307,17, setelah berakhir rebound dengan penguatan 0,51% atau 16,74 poin di posisi 3.288,41.

Sepanjang pekan ini, indeks CSI 300 menguat 2,3% dan indeks Shanghai Composite naik 1,6%.

Dilansir Reuters, Kementerian Perdagangan China pada hari ini menyatakan bahwa pihaknya secara tegas menentang langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengenakan tarif impor baja dan aluminium serta menyerukan agar AS menarik langkah itu secepat mungkin.

Sebuah indeks yang melacak perusahaan material utama, termasuk produsen baja dan aluminium, turun tipis 0,3%, namun penurunannya menyempit pada akhir sesi perdagangan, saat pedagang dan analis melihat dampak terbatas dari pengenaan tarif tersebut.

Di sisi lain, reaksi pasar cenderung sepi terhadap data yang menunjukkan bahwa inflasi harga produsen China turun ke laju paling lambat dalam 15 bulan pada Februari, karena biaya bahan baku dan input lainnya naik dengan laju lebih rendah.

Sementara itu, minat investor terhadap perusahaan startup telah melonjak, setelah pemerintah bergerak untuk menarik raksasa teknologi kembali ke pasar sahamnya di dalam negeri.

Indeks startup ChiNext Composite melonjak 3,53% ke level tertinggi kisaran empat bulan. Indeks tersebut telah menguat 4,8% pekan ini, sekaligus kenaikan mingguan keempat berturut-turut.

“Dari perspektif kebijakan Beijing, tahun ini investor dapat fokus pada apa yang disebut ‘blue-chips’ di sektor teknologi,” ujar Li Lifeng, analis Sinolink Securities dalam risetnya, mengacu pada perusahaan startup terkemuka dengan valuasi yang wajar dan hasil yang solid.

Saham dengan penguatan persentase terbesar pada indeks Shanghai hari ini adalah Beijing Dynamic Power Co. Ltd. (+10,09%), Xinjiang Bai Hua Cun Co. Ltd. (10,05%), dan Shanghai U9 Game Co. Ltd. (+10,01%).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa china
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top