Prediksi IHSG Kamis (1/3/2018): IHSG Bergerak Konsolidasi

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak terkonsolidasi meski sejumlah pihak optimistis bakal mendarat di zona merah pada penutupan perdagangan hari ini.
M. Nurhadi Pratomo | 28 Februari 2018 21:36 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan, di Jakarta, Selasa (27/2/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak terkonsolidasi meski sejumlah pihak optimistis bakal mendarat di zona merah pada penutupan perdagangan hari ini.

Kemarin, Rabu (28/2), indeks harga saham gabungan ditutup melemah 0,02% atau terkoreksi 1,71 poin ke level 6.597,22.

Dilansir dari Bloomberg, sektor saham pertanian memimpin penguatan dengan 1,91% sedangkan sektor aneka industri menjadi penekan dengan koreksi 1,31%. Mayoritas indeks di Asia ditutup terkoreksi seperti indeks Nikkei 1,44%, TOPIX 1,23%, HangSeng 1,36%, CSI 0,87%, dan KOSPI 1,17%.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan bahwa IHSG bergerak terkonsolidasi secara teknikal tertahan pada support MA20 dan MA5. Indikasi menguat cukup terasa dari indikator stokastik yang terkonfirmasi golden-cross tepat di area oversold

Namun, sambungnya, pergerakan akan tertahan dengan momentum yang flat pada middle oscillator. Dengan demikian, dia memproyeksikan IHSG akan bergerak mixed tertahan pada zona positif dengan rentang support 6.554 dan resistance 6.645.

Sementara itu, analis Erdikha Elit Sekuritas Hendri Widiantoro mengatakan indeks pada akhir perdagangan kemarin membentuk pola candle doji dengan volume perdagangan signifikan. Menurutnya, terdapat indikasi kemungkinan terjadi rebound jangka pendek.

"Indeks di akhir perdagangan hari ini diperkirakan bergerak sideways cenderung menguat pada range pergerakan support 6.572 dan resistance 6.644,” ujarnya dalam riset harian yang dikutip, Rabu (28/2).

Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusti Utama mengungkapkan berdasarkan indikator harian, MACE telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, stokastik dan RSI berada di area netral.

Meskipun demikian, sambungnya, sebelumnya terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pergerakan indeks saham.

“Dengan demikian, IHSG akan menuju ke area resistance pada level 6.616 dan 6.635,” jelasnya.

Reliance Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham-saham berikut ASRI, INDF, JSMR, PTBA, PTRO, dan BBTN.

Selanjutnya, Erdhika Elit Sekuritas merekomendasikan AKRA, BBTN, CTRA, JSMR, dan PGAS.

Adapun rekomendasi yang diberikan Binaartha Sekuritas antara lain BJTM, BMTR, BUMI, GIAA, JSMR, dan SRIL.

Tag : prediksi ihsg
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top