SINARMAS SEKURITAS: Cermati Saham INTP, KLBF, MEDC, BRPT

Sinarmas Sekuritas menyebutkan IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah.
Mia Chitra Dinisari | 22 Februari 2018 08:48 WIB
Pengunjung mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di salah satu kantor sekuritas di Jakarta, Senin (18/04). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Sinarmas Sekuritas menyebutkan IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah.

 

Mereka menyebutkan secara teknikal indeks hari Kamis (22/02), IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6.589-6.668.

Sinarmas Sekuritas merekomendasikan saham top Buy: INTP, KLBF, MEDC, BRPT.

Berikut beberapa sentimen penggerak indeks hari ini

Bursa AS ditutup melemah pada perdagangan Rabu (21/02) setelah risalah pertemuan terakhir Federal Reserve menghidupkan kembali kekhawatiran tentang suku bunga yang lebih tinggi. Pelemahan dalam ekuitas bertepatan dengan melonjaknya imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun ke level tertinggi empat tahun, membangkitkan kekhawatiran bahwa tingkat suku bunga yang lebih tinggi dapat mengurangi pertumbuhan dan berpotensi mendorong lebih banyak investor untuk keluar dari ekuitas dan beralih ke obligasi.

· Dari dalam negeri, Kementerian BUMN memastikan PT Pertagas akan dilebur ke dalam manajemen PGAS. Proses penggabungan alis merger tersebut akan dilakukan pada Maret tahun ini. Untuk itu, langkah yang harus dilakukan adalah saham PGAS harus terlebih dahulu dimiliki oleh Pertamina. Rancangan PP holding BUMN yang menjadi syarat agar pengalihan saham pemerintah di PGN ke Pertamina kini tinggal menunggu tanda tangan presiden.

· Sehubungan dengan emiten, BGTG mencatatkan laba sebesar Rp 51,1 miliar pada tahun 2017. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 30% yoy. Peningkatan laba tersebut didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 32% menjadi Rp 211,6 miliar.

· 

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top