Kurs Jisdor Terapresiasi 29 Poin, Rupiah Melemah di Pasar Spot

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.541 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Senin (19/2/2018).
Renat Sofie Andriani | 19 Februari 2018 10:49 WIB
Uang rupiah. - Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, JAKARTA—Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.541 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Senin (19/2/2018).

Data yang diterbitkan BI pagi ini terpantau menempatkan Jisdor di Rp13.541 per dolar AS, terapresiasi 29 poin atau 0,21% dari posisi Rp13.570 per dolar AS pada Kamis (15/2/2018).

Di pasar spot, pergerakan nilai tukar rupiah terpantau melemah 23 poin atau 0,17% ke level Rp13.547 per dolar AS pada pukul 10.03 WIB.

Sebelumnya nilai tukar rupiah dibuka dengan pelemahan 17 poin atau 0,13% di level Rp13.541 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, sepanjang perdagangan pagi ini rupiah bergerak pada kisaran Rp13.530 - Rp13.557 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau melandai 0,11% atau 0,098 poin ke level 89,002 pada pukul 09.54 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka turun hanya 0,001 poin di level 89,099, setelah pada perdagangan Jumat (16/2) berakhir rebound dengan penguatan 0,57% atau 0,507 poin di posisi 89,100.

Dalam risetnya, Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail memprediksikan pergerakan rupiah di kisaran Rp13.600-Rp13.650 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Dipaparkan, indeks dolar kemungkinan bergerak melemah terhadap beberapa mata uang utama dunia lainya seiring melemahnya data penjualan retail AS pada bulan Januari.

Selain itu defisit anggaran AS yang meningkat disertai turunnya pembelian obligasi AS oleh China dan Jepang kemungkinan menekan dolar.

 

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

19 Februari

13.541

15 Februari

13.570

14 Februari

13.657

13 Februari

13.644

12 Februari

13.609

               

                                   

 

 

Sumber: Bank Indonesia

 

Tag : jisdor
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top