Binaartha Sekuritas: IHSG Di Zona Hijau, Berikut Rekomendasi Sahamnya

IHSG pada Rabu ini 14 Februari 2018 diperkirakan melanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan di kisaran 6.601 dan 6.624.
Fajar Sidik | 14 Februari 2018 05:59 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Selasa (16/1/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- IHSG pada Rabu ini 14 Februari 2018 diperkirakan melanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan di kisaran 6.601 dan 6.624.

M. Nafan Aji Gusta Utama, Analis Binaartha Sekuritas menjelaskan IHSG berhasil ditutup menguat 0,84% di level 6578.178 pada 13 Februari 2018.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6549.935 and 6521.691. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 6601.159 and 6624.140.

Berdasarkan indikator daily, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

Meskipun demikian, terlihat pola long white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan indeks saham.

Dengan demikian, IHSG akan menuju ke area resistance pada level 6.601 dan 6.624.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*AISA, Daily (452) (RoE: 5.16%; PER: 6.25x; PBV: 0.32x; Beta: 1.22):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, indikator RSI sudah menunjukkan jenuh jual “Buy on Weakness” pada area level 444 - 450, dengan target harga secara bertahap di level 510, 540, 580 dan 640. Support: 384.

*ASII, Daily (8275) (RoE: 12.40%; PER: 17.61x; PBV: 2.18x; Beta: 1.37):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 8200 – 8300, dengan target harga secara bertahap di level 8400, 8525, 8850 dan 9150. Support: 8125.

*GGRM, Daily (80000) (RoE: 17.51%; PER: 21.18x; PBV: 3.76x; Beta: 0.75):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 79900 - 80100, dengan target harga secara bertahap di level 83100, 86400 dan 89675. Support: 78075.

*KLBF, Daily (1620) (RoE: 17.31%; PER: 32.42x; PBV: 5.61x; Beta: 0.96):* Terlihat beberapa pola bullish inverted hammer candlestick yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Adapun indikator RSI sudah menunjukkan jenuh jual. “Buy on Weakness” pada area level 1600 – 1615, dengan target harga secara bertahap di level 1690, 1715, 1795, 1900 dan 2000. Support: 1585.

*KREN, Daily (520) (RoE: 34.34%; PER: 24.31x; PBV: 8.35x; Beta: -1.03):* Saat ini, terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Selain itu, indikator RSI sudah menunjukkan jenuh jual. “Buy on Weakness” pada area level 500 – 515, dengan target harga secara bertahap di level 550 dan 580. Support: 496.

*SMRA, Daily (1130) (RoE: 1.92%; PER: 102.68x; PBV: 1.98 x; Beta: 2.32):* Saat ini, harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1110 - 1140 dengan target harga secara bertahap di level 1190, 1370 dan 1555. Support: 1110 & 1050.

(Disclaimer on)

Tag : IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top