Kolaborasi dengan PT POS, Kioson (KIOS) Siapkan Investasi Rp1 Miliar

Emiten integrasi gerai daring (online) ke konsumen offline PT Kioson Komersial Indonesia Tbk. mempersiapkan investasi awal sebesar Rp1 miliar untuk membekali mitra Kioson dengan perangkat pos.
Dara Aziliya | 13 Februari 2018 20:58 WIB
Dirut PT Kioson Komersial Indonesia Tbk. Jasin Halim (tengah) dan Direktur Informasi dan Teknologi PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (13/2). - Bisnis/Dara Aziliya

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten integrasi gerai daring (online) ke konsumen offline PT Kioson Komersial Indonesia Tbk. mempersiapkan investasi awal sebesar Rp1 miliar untuk membekali mitra Kioson dengan perangkat pos.

Pasalnya, dalam waktu dekat, seluruh mitra Kioson yang selama ini melayani penjualan voucher dan multipayment melalui kios-kios mikro, juga sekaligus dapat mengadi Agenpos sehingga dapat melayani jasa kirim barang masyarakat.

Sebagaimana diketaui, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk. dan PT Pos Indonesia (Persero) baru saja menandatangani perjanjian kerja sama, di mana nantinya 30.000 mitra Kioson dapat menjadi Agenpos sehingga masyarakat dapat mengirimkan barang melalui kios mitra.

Direktur Utama PT Kioson Komersial Indonesia Tbk. Jasin Halim mengungkapkan untuk dapat mendorong pada mitra Kioson menjadi Agenpos, perseroan akan membekali mitra dengan peralatan pengiriman barang.

“Investasi kerja sama ii sepenuhnya dari Kioson, kami membekali hardware mitra Kioson. Untuk itu pada tahap awal ini, kami bisa spend Rp1 miliar. Itu untuk tahun ini. Untuk SDM, kami memang memiliki program pelatihan berkala,” ungkap Jasin di Jakarta, Selasa (13/2).

Jasin menjelaskan dana tersebut diambil perseroan dari kas internal dan merupakan bagian dari belanja modal (capex) pada tahun ini. Kendati demikian, Jasin enggan membeberkan berapa angka capex yang dianggarkan perseroan sebelum RUPS 1 Maret 2018.

Dengan pertumbuhan belanja daring yang masif, Jasin menyebut perseroan bersiap menangkap peluang tersebut. Saat ini, nilai transaksi e-commerce mencapai 1,5%—2% dari total PDB nasional. Porsi tersebut berpotensi terus tumbuh, mengingat transaksi e-commerce China telah mencapai 15% dari PDB.

Direktur Informasi dan Teknologi PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus mengatakan dengan bekerja sama dengan Kioson Komersial, PT Pos Indonesia dapat memanfaatkan 30.000 jaringan Kioson. “Kerja sama ini sangat membantu PT Pos yang saat ini menjadi tulang punggung logistik Indonesia,” ungkap Charles.

Tag : Kioson
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top