Kurs Tengah Bank Indonesia Terdepresiasi 39 Poin, Mayoritas Mata Uang di Asia Menguat

Kurs jual ditetapkan di Rp13.521 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp13.657 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp136.
Aprianto Cahyo Nugroho | 13 Desember 2017 11:27 WIB
Petugas mengangkut tumpukan uang kertas pada bagian pelayanan perkasan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/6). - Antara/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Rabu (13/12/2017) di Rp13.589 per dolar AS, terdepresiasi 39 poin atau 0,29% dari posisi Rp13.550 pada hari Selasa (12/12).

Kurs jual ditetapkan di Rp13.521 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp13.657 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp136.

Sementara itu, mayoritas mata uang lainnya di Asia terpantau menguat terhadap dolar AS, dengan apresiasi terbesar dialami yen Jepang dengan penguatan 0,24%, disusul won Korea Selatan dan ringgit Malaysia yang  masing-masing menguat 0,09%.

Di sisi lain, rupee India menjadi mata uang yang paling melemah di Asia dengan depresiasi sebesar 0,18%, disusul rupiah.

Nilai tukar rupiah terpantau melemah 0,07% atau 10 poin ke level Rp13.584 per dolar AS pada pukul 10.52 WIB.

Adapun indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau melemah 0,16% atau 0,150 poin ke level 93,951 pada pukul 11.10 WIB.

 

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

13 Desember

13.589

12 Desember

13.550

11 Desember

13.546

8 Desember

13.556

7 Desember

13.552

 

 

 

 

Sumber Bank Indonesia

Tag : kurs tengah bi
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top