Saham Benny Tjokrosaputro di RIMO Tinggal 36,35%

Benny Tjokrosaputro kembali melakukan penjualan atas saham PT Rimo International Lestari Tbk., kali ini sebanyak 61,83 juta atau setara 0,15% dari total saham beredar perseroan sebanyak 40,94 miliar.
Emanuel B. Caesario | 24 November 2017 14:05 WIB
Benny Tjokrosaputro. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA—Benny Tjokrosaputro kembali melakukan penjualan atas saham PT Rimo International Lestari Tbk., kali ini sebanyak 61,83 juta atau setara 0,15% dari total saham beredar perseroan sebanyak 40,94 miliar.

Dalam laporan PT Ficomindo Buana Registrar kepada Bursa Efek Indonesia pada Jumat (24/11/2017), transaksi tersebut telah dilakukan pada 21 November 2017 lalu. Kepemilikan Benny di emiten dengan kode saham RIMO tersebut dengan demikian menjadi 14,88 juta, turun dari 36,5% menjadi 36,35%.

Jumlah kepemilikan saham Benny ini sudah turun drastis dibandingkan posisi akhir Maret 2017 lalu seusai RIMO menggelar akuisisi dalam rangka backdoor listing PT Hokindo Properti Investama. Saat itu, kepemilikan saham Benny atas RIMO mencapai 75,84%.

Adapun, pada akhir Oktober 2017, kepemilikan Benny atas RIMO mencapai 16,37 miliar saham atau setara 40,00% dari total saham beredar RIMO. Benny telah beberapa kali melakukan aksi penjualan sahamnya di RIMO sepanjang bulan ini.

Artinya, dengan sisa kepemilikan kini tinggal 36,35%, Benny sepanjang bulan ini telah melepas saham RIMO sebanyak 3,65%. Bila dihitung sejak akhir Maret, Benny telah melepas 39,49%.

Sebelumnya, Benny mengatakan bahwa tidak semua dari transaksi sahamnya atas RIMO murni adalah aksi jual kepada investor publik.

Sebagian besar dari pelepasan sahamnya di RIMO merupakan transaksi repo atau repurchase agreement, yang mana saham yang dilepas tersebut akan dibeli kembali olehnya setelah kurun waktu tertentu.

“Saya sering cari financing, misalnya dengan repo. Otomatis kalau kita pinjam dengan repo, sahamnya akan balik nama ke yang punya uang. Jadi, itu bukan jual beli, itu repo. Begitu nanti saya bayar, balik lagi sahamnya,” katanya kepada Bisnis belum lama ini.

Benny mengatakan transaksi repo atas saham RIMO dilakukan dengan jangka waktu yang bervariasi, antara 3 bulan, 6 bulan, atau setahun. Benny mengaku melakukan transaksi tersebut untuk memenuhi kebutuhan pendanaan dalam menjalankan berbagai bisnisnya yang lain.

“Memang utang saya juga gede,” katanya.

Tag : rimo
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top