Sinarmas Sekuritas: Rekomendasi Saham BoW ADHI & PWON

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal indeks hari Rabu (22/11), diprediksi bergerak di kisaran 5971-6069.
Fajar Sidik | 22 November 2017 09:09 WIB
Karyawan beristirahat di belakang monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (21/11). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal indeks hari Rabu (22/11), diprediksi bergerak di kisaran 5971-6069.

Bursa AS ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/11) didukung oleh data ekonomi yang positif. Selanjutnya, minyak menguat pada perdagangan Selasa (21/11) didukung oleh ekspektasi perpanjangan pengurangan produksi OPEC, namun harga tetap berada di bawah tekanan sehubungan dengan perkiraan output yang lebih tinggi di AS.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan daya beli konsumen masih lemah pada November 2017 ini. Masih lemahnya daya beli masyarakat terindikasi dari angka inflasi November yang diperkirakan masih minim hanya sebesar 0,18%.

Sehubungan dengan emiten, kenaikan nilai investasi LRT Jabodebek tidak menjadi sentimen negatif bagi ADHI khususnya dalam hal pendanaan. Menurut perusahaan, kenaikan yang terjadi tersebut berasal dari sisi sarananya dan bukan infrastrukturnya.

Rekomendasi saham Sinarmas Sekuritas hari ini:

Top Buy: BJTM, KLBF

BoW: ADHI, PWON

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top