Benny Tjokrosaputro Kembali Lepas Saham RIMO

Benny Tjokrosaputro masih terus melakukan penjualan atas sahamnya di PT Rimo International Lestari Tbk.
Emanuel B. Caesario | 17 November 2017 14:37 WIB
Pergerakan IHSG di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Benny Tjokrosaputro masih terus melakukan penjualan atas sahamnya di PT Rimo International Lestari Tbk.

Berdasarkan surat manajemen emiten dengan kode saham RIMO tersebut kepada Bursa Efek Indonesia pada Kamis (16/11/2017), Benny yang merupakan pemegang saham RIMO melepas 819,78 juta saham RIMO.

Pelepasan dilakukan dalam periode perdagangan 8-13 November 2017. Dengan penjualan tersebut, kepemilikan saham Benny di RIMO turun dari semula 39,24% menjadi 37,24%. Tidak disebutkan harga pelaksanaan dari transaksi tersebut.

Yang jelas, transaksi dilakukan setelah harga saham RIMO turun drastis dari level Rp660 level kurang dari Rp200. Selama periode itu, saham RIMO beberapa kali disuspensi akibat pergerakannya yang tidak wajar.

Kinerja saham PT Rimo International Lestari Tbk. (RIMO) kembali naik seiring adanya rumor bahwa rencana pemegang saham akan membeli di atas harga pasar.

Dalam pembukaan perdagangan harian, Rabu (15/11/2017) pukul 10.25 WIB, harga saham RIMO sudah naik 24 poin atau 12,5% menjadi Rp214 per saham. Padahal, dalam sebulan terakhir saham RIMO telah terjun bebas dari level Rp600 menuju Rp100 per saham.

Penurunan saham itu sejalan dengan reaksi pasar, pasca pemilik RIMO, Benny Tjokrosaputro mengurangi porsi kepemilikan di RIMO. Sebagian investor bertanya, kenapa pemegang saham sendiri menjual saham yang dipunya? Apakah RIMO sedang mengalami masalah, sehingga pemegang saham menjual haknya?

Ketika Benny melakukan aksi profit taking dari perusahaan yang dimiliki, pasar sempat panik dan melakukan aksi jual sehingga harga saham RIMO anjlok. Benny pun menyampaikan, bahwa penjualan saham tersebut sesuai dengan mekanisme pasar.  "Karena sudah harga naik, makanya saya jual, hanya ambil untung biasa," ungkap Benny saat dihubungi Bisnis.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rimo

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top