Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ICDX Optimistis Masuk Top 10 Bursa Komoditas Dunia

Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) menargetkan bakal naik peringkat dari posisi ke-16 ke jajaran 10 bursa komoditas terbesar di dunia.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 02 Oktober 2017  |  18:17 WIB
Direktur Utama Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Lamon Rutten (kiri), memberikan cendera mata kepada Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Hery Trianto, saat berkunjung ke Wisma Bisnis Indonesia, di Jakarta, Senin (2 - 10).
Direktur Utama Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Lamon Rutten (kiri), memberikan cendera mata kepada Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Hery Trianto, saat berkunjung ke Wisma Bisnis Indonesia, di Jakarta, Senin (2 - 10).

Bisnis.com, JAKARTA -- Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) menargetkan bakal naik peringkat dari posisi ke-16 ke jajaran 10 bursa komoditas terbesar di dunia.

Direktur Utama ICDX Lamon Rutten optimistis target tersebut dapat direalisasikan dalam 3-4 tahun ke depan. Namun, jumlah investor, ragam produk, serta nilai dan frekuensi transaksi harus terus ditingkatkan. Saat ini, ICDX menangani transaksi 500.000 kontrak komoditas berjangka dalam setahun.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, ICDX akan meluncurkan produk baru berupa futures timah, minyak WTI (West Texas Intermediate), emas berjangka, dan indeks mata uang asing (forex).

"Produk futures timah dan forex punya tersebut memiliki potensi yang besar. Investor yang transaksi di Singapura akan pengalihan ke bursa berjangka di Indonesia," kata Rutten dalam kunjungan ke kantor Bisnis.com, Senin (2/10).

Rutten memaparkan perkembangan ICDX juga didukung oleh kinerja mitra usahanya PT Indonesia Clearing House (ICH) dan anak usahanya PT ICDX Logistik Berikat (ILB).

ICDX Clearing House, lanjutnya, memiliki visi oleh menyajikan layanan penyelesaian transaksi di bursa berjangka dengan cepat dan tepat dari sisi pembayaran hingga penyerahan kontrak maupun komoditas dalam bentuk fisik.

Adapum ILB menjadi penyedia layanan logistik dan penyimpanan komoditas yang ditransaksikan di ICDX. Dalam waktu dekat, anak usaha yang resmi didirikan sejak setahun lalu itu akan melaksanakan ekspor perdana komoditas timah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa komoditas icdx
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top