Hartadinata (HRTA) Tambah 10 Gerai Toko Emas Tahun Ini

Emiten baru produsen dan penyedia perhiasan emas PT Hartadinata Abadi Tbk. menargetkan dapat menambah sedikitnya 10 gerai baru penjualan perhiasan emas tahun ini dalam rangka memperluas cakupan pasar.
Emanuel B. Caesario | 21 Juni 2017 14:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten baru produsen dan penyedia perhiasan emas PT Hartadinata Abadi Tbk. menargetkan dapat menambah sedikitnya 10 gerai baru penjualan perhiasan emas tahun ini dalam rangka memperluas cakupan pasar.

Sandra Sunanto, Direktur Utama Hartadinata Abadi, mengatakan perseroan sudah membuka sistem waralaba untuk pengembangan cabang gerai sejak Maret tahun ini. Pada April lalu, satu cabang waralaba perseroan sudah mulai beroperasi di Bandung.

Menurutnya, pada akhir Agustus mendatang akan ada dua lagi yang siap beroperasi di Jakarta. Pengembangan cabang ini menjadi strategi perseroan untuk meningkatkan kinerja bisnis mulai tahun ini.

“Kami targetkan akan ada penambahan gerai baru paling tidak 10 gerai tahun ini,” katanya, Rabu (21/6/2017).

Sandra mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 30 mitra yang menyatakan minat untuk memiliki franchise perseroan. Meski memiliki rencana ekspansi yang cukup agresif, perseroan tetap akan melakukan seleksi ketat terhadap calon mitra tersebut, mengingat perseroan juga hendak membangun merek yang kuat.

Emiten dengan kode saham HRTA ini menetapkan franchise fee senilai Rp500 juta kepada mitranya untuk jangka waktu lima tahun. Sementara itu, total investasi untuk pengembangan satu gerai tergantung pada luasannya. Untuk ukuran 25 m2, investasinya sekitar Rp4 miliar.

Meski tampak besar, tetapi sekitar 80% dari nilai investasi tersebut merupakan bagian inventaris toko, termasuk perhiasan emas yang akan dipasarkan di toko tersebut.

Perseroan akan memasok perhiasan emas, peralatan dan sistem penjualan serta pengetahuan dalam mengelola toko perhiasan emas sesuai nilai investasi. Royalti dari sistem kemitraan tersebut ditetapkan 30% untuk perusahaan dari laba bersih.

Sandra mengatakan, perseroan tidak mengharuskan mitra memiliki pengalaman yang mumpuni sebelumnya di bidang penjualan perhiasan emas, tetapi minimal memahami karakter bisnis industri ini.

Berdasarkan publikasi di website perseroan, merek usaha yang diwaralabakan perseroan ini yakni toko perhiasan ACC yang saat ini sudah memiliki tujuh gerai mandiri dan satu mitra waralaba di Bandung tadi. Selain itu, perseroan juga memiliki merek usaha lain yakni toko perhiasan Claudia Perfect Jewelry dan Celine.

Hartadinata Abadi juga memiliki empat pabrik produksi perhiasan dan memiliki jalinan hubungan dengan 600 usaha ritel di seluruh Indonesia.

Selama ini, Hartadinata Abadi rutin melayani permintaan perhiasan emas sebanyak 100 kg hingga 150 kg per bulan. Sejalan dengan bertumbuhnya pangsa pasar perhiasan emas di dalam negeri, perseroan mengalami pertumbuhan sebesar 20%-25% setiap tahunnya.

Tahun ini, target produksi perseroan sekitar 700 kg hingga 750 kg per bulan dari 600 kg per bulan pada tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
waralaba, toko emas, emiten emas

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top