Selama Ramadan, MBTO Incar Penjualan Naik 15%

PT Martina Berto Tbk. memperkirakan pertumbuhan penjualan 15% selama masa Ramadan dan Lebaran tahun ini.
Kahfi | 30 Mei 2017 21:23 WIB
Martina Berto - Ilustrasi/mix.co.id

Bisnis.com, JAKARTA--PT Martina Berto Tbk. memperkirakan pertumbuhan penjualan 15% selama masa Ramadan dan Lebaran tahun ini.

Pertumbuhan itu dihitung dari rata-rata penjualan bulanan. Menurut Direktur Utama Martina Berto Bryan David Emil, tiap tahunnya, Ramadan memberikan peluang pertumbuhan pasar yang signifikan untuk produk kosmetik dan perawatan.

Dia mengungkapkan sejauh ini, pertumbuhan pasar mencapai 15% dari rata-rata penjualan bulanan. Terdapat beberapa produk andalan untuk mendulang pertumbuhan selama Ramadan.

“Perawatan untuk pengguna hijab dan kosmetik lainnya,” kata Bryan kepada Bisnis, Selasa (30/5).

Meski masa Ramadan kali ini berbarengan dengan proses pendaftaran sekolah yang berpotensi menggerus permintaan produk kosmetik, Bryan tetap memperkirakan pertumbuhan. “Kami mengikuti banyak event Ramadan,” katanya.

Pada tahun ini, perusahaan berkode saham MBTO itu menargetkan penjualan bersih sebesar Rp750 miliar. Dengan target tersebut, maka pertumbuhan yang bakal diperoleh pada tahun ini sebesar 9,5% dibandingkan Rp685,4 miliar realisasi pada tahun lalu.

Sedangkan dari sisi laba sebelum pajak, pada tahun ini emiten berkode saham diproyeksikan menangguk Rp16 miliar, atau naik 35% dibandingkan Rp11,8 miliar realisasi tahun lalu.

Kinerja penjualan MBTO mencapai Rp132,57 miliar pada triwulan I/2017, turun 26,8% dibandingkan Rp181,15 miliar pada periode sama tahun lalu. Sedangkan laba kotor tercatat sebesar Rp66,42 miliar pada kuartal pertama tahun ini, turun 28,9% dibandingkan Rp93,45 miliar pada periode sama 2016.

Alhasil, MBTO baru mencatatkan laba bersih sebesar Rp830 juta pada kuartal pertama tahun ini. Bryan membenarkan untuk tahun ini terdapat potensi penurunan daya beli masyarakat.

“Sehingga kalau untuk target kami tetap moderat optimistis,” ungkapnya.

Tag : martina berto
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top