Ashmore Asset Management Gandeng Citi Indonesia

PT Ashmore Asset Management Indonesia menggandeng Citi Indonesia sebagai agen penjual efek reksa dana (APERD) produk Ashmore Dana Progresif Nusantara.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 17 April 2017  |  16:39 WIB
Ashmore Asset Management Gandeng Citi Indonesia
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA-PT Ashmore Asset Management Indonesia menggandeng Citi Indonesia sebagai agen penjual efek reksa dana (APERD) produk Ashmore Dana Progresif Nusantara.

Arief Cahyadi Wana, Direktur Ashmore Asset Management Indonesia, menuturkan kemitraan dengan Citi Indonesia sebagai bank berskala global memberikan potensi besar bagi Ashmore untuk meningkatkan pangsa pasar.

Produk yang akan dipasarkan melalui divisi wealth management Citi Indonesia, yakni Ashmore Dana Progresif Nusantara.

"Produk reksa dana itu diharapkan memberikan alternatif investasi di kelas aset saham dengan imbal hasil optimal dalam jangka panjang bagi nasabah Citi Indonesia," ujarnya, Senin (17/4).

Hingga akhir Maret 2017, portofolio reksa dana Ashmore Dana Progresif Nusantara diisi oleh saham emiten berkapitalisasi besar dengan porsi 44,59%, saham emiten berkapitalisasi kecil 48,3%, dan instrumen pasar uang 7,1%.

Lima saham dengan alokasi dana terbesar, yakni PT Astra International Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Telekomunikasi Indonesia Tbk., dan PT United Tractors Tbk.

Reksa dana saham ini mengantongi dana kelolaan sebesar Rp2,71 triliun dengan jumlah unit penyertaannya mencapai 1,76 triliun unit. Minimal pembelian reksa dana ini ditetapkan sebesar Rp200.000 dengan nilai pembelian berikutnya minimal Rp100.000.

Dari sisi kinerja, Ashmore Dana Progresif Nusantara mencetak return 2,55% secara year to date atau 13,90% dalam 1 tahun. Kinerja tersebut masih berada di bawah return indeks harga saham gabungan (IHSG) sebesar 3,37% ytd atau 14,92% dalam 1 tahun. 

Hingga akhir Maret 2017, dana kelolaan reksa dana Ashmore Asset Management Indonesia mencapai Rp6,5 triliun yang dihimpun oleh delapan produk reksa dana.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
reksa dana

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top