BEI Yakin Pilkada DKI Netral Terhadap IHSG

Bursa Efek Indonesia meyakini bahwa pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta tidak akan memberikan dampak buruk pada kinerja harga saham gabungan (IHSG).
Novita Sari Simamora | 17 April 2017 12:54 WIB
Papan elektronik menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia meyakini bahwa pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta tidak akan memberikan dampak buruk pada kinerja harga saham gabungan (IHSG).

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia Alpino Kianjaya mengungkapkan pilkada daerah tertentu tidak memengaruhi kinerja IHSG. Dia mengungkapkan, kinerja IHSG tidak dipengaruhi oleh daerah tertentu.

"Pilkada DKI Jakarta tidak mempengaruhi kinerja IHSG," ungkapnya, Kamis (17/4/2017).

Alpino mengungkapkan kinerja IHSG sepanjang tahun berjalan cukup bagus, khususnya didongkrak oleh sektor pertambangan dan batu bara. Dia mengungkapkan, pada beberapa tahun silam, sektor pertambangan sempat terpukul, akan tetapi, investor harus sensitif.

Menurutnya, saat satu sektor sedang menurun maka investor lebih baik melakukan aksi beli ketimbang melakukan aksi jual rugi.

Meskipun sentimen Pilkada DKI Jakarta tidak berdampak pada kinerja IHSG, pada pembukaan perdagangan hingga sesi pertama, kinerja IHSG masuk dalam zona merah. Pada Senin (17/4/2017)  pukul 13.00 WIB, IHSG terkoreksi 12,26 poin atau 0,22% turun menuju level 5.604,27. 

Tag : IHSG
Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top