Sentimen RUU Kesehatan Trump Mulai Luruh, Indeks Dolar Berupaya Bangkit

Indeks dolar Amerika serikat mulai menguat meski tipis, setelah pada penutpan perdagangan Senin terperosok ke level terendah 4 bulan
Linda Teti Silitonga | 28 Maret 2017 11:40 WIB
Indeks dolar AS berjuang kembali bangkit. - .Antara/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA- Indeks dolar Amerika serikat mulai menguat meski tipis, setelah pada penutpan perdagangan Senin terperosok ke level terendah 4 bulan.

Pada hari ini, Selasa (28/3/2017), pk. 11.19 WIB, seperti dikutip Bloomberg, indeks dolar AS menguat super tipis yaitu 0,02% ke level 99.182.

Indeks dolar AS nampaknya berusaha bangkit setelah rontok ke level terendah empat bulan perdagangan terakhir pada peuntupan perdagangan Senin.

Sementara itu bursa saham Asia menguat pada perdagangan siang ini, Selasa (28/3/2017).

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang, menguat 0,6%.

KegagalanPresiden AS Donald Trump untuk menggalang dukungan yang cukup pada pekan lalu untuk meloloskan RUU Kesehatan ke apartemen, sentimennya nampak mulai terkikis.

"Pasar tampaknya enggan untuk mengambil kekecewaan Trump lebih lanjut pada tahap ini. Pertumbuhan ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda perbaikan dan (Federal Reserve) jelas memulai siklus pengetatan moneter," kata Ric Spooner, Kepala Analis Pasar CMC Markets dalam catatannya seperti dikutip Reuters, Selasa (28/3/2017).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dolar as

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top