Rabu, KGI Sekuritas Rekomendasi Saham BBNI, ASII, ADRO, ADHI

PT. KGI Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan pada perdagangan hari ini, Rabu (29/3/2017) bergerak di kisaran support 5.490-5.510-5.410-5.310, dan resisten 5.620-5.720
Linda Teti Silitonga | 28 Maret 2017 12:27 WIB
Mengamati pergerakan harga saham. - .Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA- PT. KGI Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan pada perdagangan hari ini, Rabu (29/3/2017) bergerak di kisaran support 5.490-5.510-5.410-5.310, dan resisten 5.620-5.720.

“IHSG kena profit taking, banteng masih di atas angin,” kata Periset Senior KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko dalam risetnya.

Dikemukakan volatilitas overnight regional dan EIDO, membuat IHSG terkoreksi minor.

“Namun kami melihat kaum banteng masih di atas angin, dengan melakukan kontinuasi pembelian di saham big cap index driver dan lapis dua pilihan,” kata Yuganur.

Hal itu bisa menahan dan mengangkat IHSG di atas support baru yaitu 5.500, yang dulu merupakan resisten lama.

“Untuk kontinuasi kenaikan hingga resisten berikutnya di 5.620,” kata Yuganur.

KGI Sekuritas Indonesia pada perdagangan Rabu merekomendasikan saham sebagai berikut:

  • Bank BNI (BBNI) (Trading target: Rp.6.750-7.200)

Secara teknikal pattern perbaikan short dan medium term trend di emitten perbankan ini membuatnya menarik untuk di akumulasi melihat kinerja expektasi earnings kedepan di 2017 dengan skenario kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di Rp6.750-Rp7.200

Entry (1) Rp6.500, Entry (2) Rp6.350, Cut loss point Rp6.250

  • Astra International (ASII) (Trading target Rp8.800-Rp9.200)

Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium term emiten big cap index driver ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resisten psikologis Rp8.800-Rp9.200.

Entry (1) Rp8.475, Entry (2) Rp8.275, Cut loss point Rp8.150

  • Adaro Energy (ADRO) (Trading target Rp1.875-Rp1.975)

Harga komoditas yang mulai rebound dari low 10 tahun terakhir setelah tertekan sekian lama membuat emitten tambang ini menarik untuk di akumulasi jangka medium-term, rekomen akumulasi untuk potensi kenaikan berikutnya ke Rp1.875-Rp1.975

Entry (1) Rp1.775, Entry (2) Rp1.725, Cut loss point Rp1.675

  • Adhikarya (ADHI) (BUY) (Trading target Rp2.525-Rp2.625)

Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium term emitten property ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resistance psikologis Rp2.525-Rp2.625.

Entry (1) Rp2.325, Entry (2) Rp2.275, cut loss point Rp2.175

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top