Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KURS JISDOR 20 MARET: Terapresiasi ke 13.329, Spot Rupiah Terus Menguat

Kurs rupiah menembus posisi Rp13.329 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Senin (20/3/2017).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 20 Maret 2017  |  10:30 WIB
Karyawan menghitung lembaran uang rupiah dan dolar. - JIBI/Endang Muchtar
Karyawan menghitung lembaran uang rupiah dan dolar. - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menembus posisi Rp13.329 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Senin (20/3/2017).

Data yang diterbitkan BI pagi ini terpantau pada pukul 10.00 WIB menempatkan Jisdor di Rp13.329 per dolar AS, terapresiasi 0,09% atau 13 poin dari posisi 13.342 akhir pekan lalu.

Pada saat yang sama, nilai tukar rupiah terpantau menguat 0,17% atau 23 poin ke Rp13.322 per dolar AS di pasar spot setelah dibuka menguat tipis 0,03% di 13.341.

Pada perdagangan Jumat (17/3), rupiah ditutup menguat hanya 0,01% atau 2 poin di Rp13.345.

Sementara itu, indeks dolar AS pagi ini terpantau melemah 0,14% atau 0,140 poin ke level 100,160 pada pukul 09.57 WIB, setelah berakhir turun 0,06% di posisi 100,300 pada perdagangan Jumat.

PT Samuel Sekuritas Indonesia memprediksikan pergerakan stabil rupiah dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan efek hasil FOMC meeting yang lebih dovish dari ekspektasi pasar masih bertahan di pasar saat ini. Hal ini terlihat dari indeks dolar dan yield US Treasury yang masih turun hingga akhir minggu lalu.

Adapun, fokus saat ini tertuju pada dinamika politik di Uni Eropa serta realisasi kebijakan ekonomi Trump. Sementara itu, harga minyak Brent secara umum masih tertekan dan belum bangkit. Dia menilai, belum ada katalis baru yang mampu mengembalikan harga minyak mentah ke tren kenaikannya.

Dari dalam negeri, aliran dana asing ke aset berdenominasi rupiah terus meningkat terlihat dari penurunan yield SUN serta kenaikan IHSG yang disertai dengan kenaikan proporsi kepemilikan asing.

Rupiah juga terbawa untuk menguat meski terlihat performanya masih kalah dibanding apresiasi kurs rekan dagang utama. Bisa dikatakan, rupiah justru melemah dibandingkan dengan rerata tertimbang kurs rekan dagang terhadap dolar.

"Fokus perlahan beralih ke situasi pilkada Jakarta putaran II dengan sentimen positif dari harapan kenaikan peringkat S&P yang masih kuat. Rupiah diperkirakan masih stabil dengan tendensi penguatan," paparnya dalam riset.

 

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

20 Maret

13.329

17 Maret

13.342

16 Maret

13.336

15 Maret

13.375

14 Maret

13.360

 

Sumber: Bank Indonesia

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jisdor
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top