Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KINERJA EMITEN: Laba Bersih MKNT Merosot 31,92%

Laba bersih PT Media Komunikasi Nusantara Tbk. (MKNT) selama sembilan bulan pertama 2016 turun 31,92% menjadi Rp5,13 miliar akibat naiknya beban pokok penjualan.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 27 Oktober 2016  |  14:32 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Laba bersih PT Media Komunikasi Nusantara Tbk. (MKNT) selama sembilan bulan pertama 2016 turun 31,92% menjadi Rp5,13 miliar akibat naiknya beban pokok penjualan.

Sepanjang Januari hingga September 2016 beban pokok penjualan perusahaan perdagangan telepon seluler dan gawai itu meningkat 23,38% menjadi Rp567,82 miliar dibandingkan dengan periode sama tahun lalu (year-on-year/ y-o-y). Adapun, penjualan neto selama sembilan bulan pertama tahun ini naik 20,97% y-o-y menjadi Rp586,74 miliar.

Penaikan penjualan neto yang lebih rendah dari peningkatan beban pokok penjualan membuat laba bruto MKNT turun 23,74% y-o-y.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang terbit pada Kamis (27/10/2016), kontribusi penjualan paling besar, yakni 50%, berasal dari penjualan tablet dan handset. Selanjutnya, penjualan kartu perdana dan voucher isi ulang menyumbang 46% terhadap total penjualan neto, sedangkan sisanya disumbang penjualan modem dan aksesoris.

Penjualan tablet dan handset selama Januari sampai September tahun ini melesat 86,68% y-o-y, sedangkan penjualan kartu perdana dan voucher isi ulang longsor 11,58% y-o-y. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mknt media komunikasi nusantara gawai
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top