Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Selamat Sempurna (SMSM) Siapkan Belanja Modal Rp100 Miliar Untuk 2017

Emiten komponen otomotif PT Selamat Sempurna Tbk. menyiapkan anggaran untuk belanja modal 2017 hingga Rp100 miliar
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 18 Oktober 2016  |  23:03 WIB
ilustrasi - JIBI/Abdullah Azzam
ilustrasi - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten komponen otomotif PT Selamat Sempurna Tbk. menyiapkan anggaran untuk belanja modal 2017 hingga Rp100 miliar.

Andri Pribadi, Direktur Selamat Sempurna mengatakan belanja modal yang akan berasal dari kas internal perseroan tersebut digunakan untuk memperbaharui peralatan produksi, line balancing,otomatisasi dan perawatan berkala alat lainnya di dua pabrik yang dimiliki perseroan. 

Saat ini pabrik perseroan terdapat di Kapuk, Jakarta Utara yang dapat menghasilkan 20 juta unit radiator per tahun. Adapun satu pabrik lagi terdapat di Tangerang, Banten dengan kapasitas produksi 96 juta unit filter per tahun, Menurutnya, saat ini utilisasi produksi pabrik perseroan ada di kisaran 60%.

“Sehingga kami harapkan akan meningkatkan produktifitas dan efisiensi,” katanya saat ditemui seusai rapat umum pemegang saham (RUPS), Selasa (18/10/2016).

Di sisi lain, dalam RUPS tersebut pihaknya memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melakukan stock spilt dengan rasio 1 berbanding 4. Semula jumlah saham perseroan bersandi SMSM tersebut mencapai 1,44 miliar lembar dengan nilai nominal Rp100 per saham, menjadi 5,75 miliar lembar dengan nilai nominal Rp25 per lembar.

Menurut Andri, pihaknya melakukan aksi pemecahan nilai nominal saham agar lebih liquid. Perseroan melakukan hal tersebut dengan pertimbangan kondisi ekonomi saat ini yang lebih stabil. Di sisi lain, perseroan mengklaim memiliki outlook  yang positif.

“Selain itu ke depan dana yang masuk bursa terdorong tax amnesty akan sangat banyak. Kami pun berharap saham lebih liquid harganya akhir 2007 hanya Rp430 per lembar dan akhir tahun lalu Rp4.760 dan mudah-mudahan ke depan bisa naik lagi sehingga investor semakin percaya,” ujarnya.

Pada penutupan pasar hari ini saham SMSM berada pada harga Rp4.500. Di sisi lain, untuk menjaga kepercayaan investor perseroan memiliki komitmen membagikan dividen dengan payout ratio minimal 45%.

Mengutip data perseroan, hal itu setidaknya dilakukan sejak 2004. Adapun payout ratio terbesar mencapai 98% yaitu pada 2009 dengan total dividen Rp129,57 miliar atau Rp90 per lembar saham. Sementara itu, dividen per lembar saham terbesar dibayarkan pada tahun lalu yang mencapai Rp150.

Sebagai gambaran, pada 2015 total dividen yang dibayarkan mencapai Rp215,95 miliar atau setara 50% dari laba bersih. Andri menambahkan, pihaknya akan membayarkan dividen dengan payout ratio minimal 45% meskipun perseroan sedang melakukan ekspansi usaha.

Di sisi lain, sepanjan tahun ini perseroan sudah membayarkan dua kali dividen interim dengan total Rp122,37 miliar atau Rp85 per saham. Pada semester I/2016 perseroan mencatatkan penjualan bersih Rp1,33 triliun dengan laba bersih Rp208 miliar.

Perseroan optimistis kinerja paruh kedua 2016 akan di atas semester pertama tahun ini. Hal itu karena siklus bisnis dengan kinerja yang cenderung lebih besar pada enam bulan kedua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten selamat sempurna
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top