Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dolar Bergerak ke Level Tertinggi Setelah Inflasi AS Naik

Dolar bergerak ke level tertinggi sejak Juli 2016 setelah inflasi AS tercatat meningkat di atas perkiraan.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 17 September 2016  |  22:04 WIB
Dolar Bergerak ke Level Tertinggi Setelah Inflasi AS Naik
Dolar bergerak ke level tertinggi sejak Juli 2016 setelah inflasi AS tercatat meningkat di atas perkiraan.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Dolar bergerak ke level tertinggi sejak Juli 2016 setelah inflasi AS tercatat meningkat di atas perkiraan.

Bloomberg melaporkan Sabtu (17/9/2016), mata uang Negeri Paman Sam itu menguat seiring tumbuhnya harga barang-barang konsumer pada Agustus 2016 yang mengindikasikan inflasi bergerak mendekati target The Fed yang sebesar 2%.

Bloomberg Dollar Spot Index menyebutkan dolar AS naik 0,7% dibandingkan 10 mata uang utama lainnya. Dolar menguat 0,8% dibandingkan euro ke level US$1,1155 serta lebih tinggi 0,2% dari yen ke posisi 102,29 yen.

Head of Foreign-Exchange Research Julius Baer David Kohl menyambut baik penguatan ini. “Pergerakan dolar bergantung pada langkah The Fed pekan depan. Publik sedang mengkaji data-data yang ada. Kalau ingin melihat kemungkinan kenaikan suku bunga, inflasi adalah data yang harus diperhatikan,” paparnya.

Julius Baer, yang berbasis di Frankfurt, memperkirakan dolar AS bakal menguat ke 106 yen pada akhir 2016.

Adapun indek harga konsumer (consumer-price index/CPI) menanjak 0,2% pada akhir bulan lalu, tidak banyak bergerak dari Juli. CPI inti, di luar volatile food dan BBM, tumbuh 2,3% sejak Agustus 2015.

Senior Foreign-Exchange Strategist Toronto-Dominion Bank Mazen Issa mengatakan penguatan dolar AS masih harus mewaspadai langkah The Fed dan Bank of Japan (BOJ). Masing-masing bank sentral akan melakukan pertemuan internal pada 20-21 September 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kurs dolar as
Editor : Setyardi Widodo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top