Bisnis.com, JAKARTA— Indomitra Securities mengemukakan pasar obligasi memonitor sejumlah berita dari dalam dan negeri.
Maximilianus Nico Demus. L, Head of Fixed Income Division PT Indomitra Securities, dalam risetnya yang diterima hari ini, Rabu (7/9/2016), mengatakan berita yang disorot tersebut adalah:
Kalendar Ekonomi Global
- US ISM Non-Manf. Composite turun dari sebelumnya 55.5 menjadi 51.4. (Bloomberg)
- Euro Markit Eurozone naik dari sebelumnya 48.9 menjadi 51. (Bloomberg)
- Euro GDP SA QoQ sama seperti sebelumnya 0.3%. (Bloomberg)
- Euro GDP SA YoY sama seperti sebelumnya di 1.6%. (Bloomberg)
Berita Obligasi Domestik
- Indonesia Danareksa Consumer Comfort naik dari sebelumnya 99.1. (Bloomberg)
- Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko dikabarkan tengah mengkaji pengahpusan pajak penghasilan PPh terhadap bunga SBN. Saat ini bunga obligasi masih di kenakan pajak 15% - 20%. (Investor Daily)
- PT Mandiri Tunas Finance menerbitkan obligasi berkelanjutan III Mandiri Tunas Finance tahap 1 tahun 2016 senilai Rp500 miliar untuk mendukung modal kerja. Seri A menawarkan kupon sebesar 7,95% - 8,7% dengan durasi 3 tahun. Seri B kupon 8.25% - 9% durasi 5 tahun. Dengan
peringkat AA+. (Investor Daily) - Pemerintah mendapati total penawaran yang masuk sebesar Rp13,4 triliun. Dengan imbal hasil yang di menangkan sebesar Rp 6 t. (DJPPR)