OSO SECURITIES: Pelaku Pasar Kian Optimistis, IHSG Uji Ketahanan di atas 5.300

PT OSO Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di kisaran 5.301-5.405 pada perdagangan Selasa (2/8/2016).
Riendy Astria | 02 Agustus 2016 06:00 WIB
Suasana di sebuah kantor sekuritas - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA-- PT OSO Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di kisaran 5.301-5.405 pada perdagangan Selasa (2/8/2016).

Riset PT OSO Securities memaparkan kemarin IHSG berhasil rebound 2,79%  ke level 5.361,58 atau tertinggi sejak Mei 2015. Pelaku pasar asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp1,83 Triliun.

Tembusnya IHSG diatas level 5300 merupakan gambaran dari optimisme pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia pada semester II yang dinilai akan lebih baik dibandingkan semester sebelumnya seiring dengan sudah diberlakukannya UU Tax Amnesty.

Dia menilai, pelaku pasar optimistis bahwa dana repatriasi yang masuk ke Indonesia akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia sehingga target pemerintah untuk perekonomian berada tumbuh di atas 5% akan tercapai.

"Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak dikisaran 5.301 - 5.405. Beberapa saham yang kami rekomendasikan untuk perdagangan hari ini a.l TLKM, SOCI, BKSL, JSMR, HMSP, dan SMGR," katanya dalam riset yang dikutip, Selasa (2/8/2016).

Selain itu, sudah adanya tim yang kuat pada kabinet Jokowi JK yang didalamnya ada “Sri Mulyani” selaku menteri keuangan  juga ikut yang menjadi tombak harapan pelaku pasar.

Adapun, rilisnya data inflasi bulan Juli yang cukup terkendali yaitu sebesar 0,69% (MoM)  dan 3,21% (YoY), lebih rendah dari ekspektasi pelaku pasar 0,85% (MoM) dan 3,37% (YoY) mengindikasikan bahwa pemerintah mampu mengendalikan lonjakan harga pada saat momen lebaran kemarin.

Bisnis.com, JAKARTA-- PT OSO Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di kisaran 5.301-5.405 pada perdagangan Selasa (2/8/2016).
Riset PT OSO Securities memaparkan kemarin IHSG berhasil rebound 2,79%  ke level 5.361,58 atau tertinggi sejak Mei 2015. Pelaku pasar asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp1,83 Triliun. Tembusnya IHSG diatas level 5300 merupakan gambaran dari optimisme pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia pada semester II yang dinilai akan lebih baik dibandingkan semester sebelumnya seiring dengan sudah diberlakukannya UU Tax Amnesty.
Dia menilai, pelaku pasar optimistis bahwa dana repatriasi yang masuk ke Indonesia akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia sehingga target pemerintah untuk perekonomian berada tumbuh di atas 5% akan tercapai.
"Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak dikisaran 5.301 - 5.405. Beberapa saham yang kami rekomendasikan untuk perdagangan hari ini a.l TLKM, SOCI, BKSL, JSMR, HMSP, dan SMGR," katanya dalam riset yang dikutip, Selasa (2/8/2016).
Selain itu, sudah adanya tim yang kuat pada kabinet Jokowi JK yang didalamnya ada “Sri Mulyani” selaku menteri keuangan  juga ikut yang menjadi tombak harapan pelaku pasar. Adapun, rilisnya data inflasi bulan Juli yang cukup terkendali yaitu sebesar 0,69% (MoM)  dan 3,21% (YoY), lebih rendah dari ekspektasi pelaku pasar 0,85% (MoM) dan 3,37% (YoY) mengindikasikan bahwa pemerintah mampu mengendalikan lonjakan harga pada saat momen lebaran kemarin.
Tag : IHSG
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top