Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Ini, Analis Saham Soroti Current Account Deficit

Current account deficit (CAD) sepanjang tahun ini diperkirakan melebar, didorong oleh pergerakan ekonomi domestik
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 23 Maret 2016  |  09:30 WIB
Dolar AS - Bisnis
Dolar AS - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA-  Current account deficit (CAD) sepanjang tahun ini diperkirakan melebar, didorong oleh pergerakan ekonomi domestik.

Bank Indonesia memprediksi CAD akan menjadi sekitar US$27 miliar, meningkat dari tahun lalu US$17,8 miliar atau 2,06% PDB.

Pada semester I/2016, CAD diperkirakan berada di kisaran 2,6%-2,7% PDB, di atas posisi kuartal IV/2015 (2,39% PDB) ataupun semester I/2015 (1,95% PDB).

Otoritas moneter dan pemerintah memiliki komitmen untuk menjaga CAD tahun ini tetap berada di bawah level 3% PDB, dan menjaga agar level inflasi di bawah 4%.

Walaupun ditengah tingginya ekspektasi peningkatan import akibat realisasi belanja modal. Namun, hingga Februari 2016 impor barang modal turun 8% YOY, hanya merepresentasikan 17,7% dari total impor Indonesia.

“Sajuh ini, belum ada indikasi konsisten yang menunjukkan pertumbuhan pada barang modal. Hal tersebut meningkatkan keraguan kami akan progress pada pembangunan infrastruktur, merupakan faktor downside risk terhadap pergerakan IHSG,”  tulis HP Analytics dalam risetnya yang diterima hari ini, Rabu (23/3/2016).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

current account
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top