Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasar Modal Bergejolak? Ini Komentar OJK

Otoritas Jasa Keuangan menilai fluktuasi yang terjadi di pasar saham saat ini merupakan kondisi normal.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 12 Maret 2015  |  18:41 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan menilai fluktuasi yang terjadi di pasar saham saat ini merupakan kondisi normal.

Indeks harga saham gabungan selama beberapa hari terakhir melemah, diiringi dengan keluarnya dana investor asing dari pasar saham Indonesia. Banyak analis menilai kondisi tersebut disebabkan depresiasi rupiah yang terus terjadi.

Nurhaida, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai adalah wajar terjadi fluktuasi di pasar modal.

"Sebelum rupiah melemah, kenaikan dan penurunan indeks terjadi. Transaksi di pasar modal dan harga-harga yang tercermin dari IHSG menurut saya masih normal. Kami dari OJK terus memonitor pasar," katanya, Kamis, (12/3/2015).

Menurut Nurhaida, IHSG tidak cuma dipengaruhi pergerakan rupiah. Banyak sentimen positif dan negatif yang turut campur tangan dalam pergerakan IHSG.

Catatannya, dibandingkan dengan bursa regional Asia Pasifik, kinerja IHSG secara year-to-date sampai 30 Desember 2014 berada di posisi ketiga sebesar 22,29%, setelah PSEi Filipina.

Sejak awal tahun ini sampai 11 Maret 2015, Indonesia berada di posisi keempat pada indeks regional setelah AS30 Australia, yaitu sebesar 3,69%. "Kinerja pasar modal kita cukup baik," ucap Nurhaida.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar modal ojk otoritas jasa keuangan pasar saham
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top