Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Margin Anak Usaha Lippo Ini Diproyeksi Pas-pasan

Margin PT Matahari Department Store Tbk. diprediksi tumbuh terbatas karena tidak ada perubahan signifikan dalam penjualan konsinyasi dan margin.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 21 Februari 2015  |  12:10 WIB
Margin Anak Usaha Lippo Ini Diproyeksi Pas-pasan
JIBI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Margin PT Matahari Department Store Tbk. diprediksi tumbuh terbatas karena tidak ada perubahan signifikan dalam penjualan konsinyasi dan margin.

Matthew Wibowo, Analis Mandiri Sekuritas, mengatakan selain faktor tersebut, terbatasnya ekspansi margin disebabkan dampak yang lebih ringan akibat aksi pengurangan utang (deleveraging).

Sepanjang 2014 emiten ritel Grup Lippo berkode saham LPPF itu mendulang laba bersih Rp1,41 triliun, naik 23,39% dari 2013 (year on year/y-o-y). Penjualan kotor bertumbuh 13,2% menjadi Rp14,42 triliun y-o-y, sedangkan pendapatan bersih naik 17,3% menjadi Rp7,92 triliun y-o-y.

“Realisasi pendapatan dan laba bersih LPPF sepanjang 2014 sejalan dengan prediksi Mandiri Sekuritas dan konsensus,” tulis Matthew dalam ringkasan riset yang dikutip Bisnis.com, Sabtu (21/2/2015).

Mandiri Sekuritas lantas menurunkan rekomendasi LPPF menjadi netral dengan target harga Rp17.000 dari sebelumnya Rp16.500. Sebab, potensi pertumbuhan sudah priced in

Target harga itu mencerminkan rasio harga saham per laba (PER) 2015 sebesar 26 kali. Saat ini saham tersebut ditransaksikan di pasar pada valuasi PER 2015 23,9 kali, at par dengan rerata valuasi forward PE.

Pada penutupan perdagangan Jumat, (20/2/2015), LPPF bertengger di Rp17.450, naik 2,65% dari hari sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

matahari department store grup lippo mandiri sekuritas lppf
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top