Harga Komoditas: Tenaga Kerja Bertambah, Tembaga Menguat

Harga tembaga terus menguat setelah pulih dari level terendah dalam 3 bulan menjelang keluarnya laporan yang diperkirakan akan menunjukkan peningkatan tenaga kerja non pertanian.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 02 Oktober 2014  |  11:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Harga tembaga terus menguat setelah pulih dari level terendah dalam 3 bulan menjelang keluarnya laporan yang diperkirakan akan menunjukkan peningkatan tenaga kerja non pertanian.

Harga logam tersebut naik 0,4%  di bursa London setelah menyentuh  harga terendah sejak 13 Juni kemarin. Adapun tenaga kerja non pertanian bertambah 215.000 selama September atau naik dari peningkatan 142.000 selama Agustus, menurut survei Bloomberg.

Data lainnya menunjukkan sejumlah perusahaan menambah lagi 200.000 pekerja selama enam bulan berturut-turut hingga September.

“Karena liburan di China, setiap laporan yang positif atas ekonomi AS akan memperkuat posisi pasar,” ujar Hiroyuki Kikukawa, general manager riset Nihon Unicom Inc. sebagaimana dikutip Bloomberg, Kamis (2/10/2014). Logam tersebut juga menguat pada saat penguatan dolar terhenti, ujarnya.

Tembaga untuk pengiriman tiga bulan di bursa London Metal Exchange naik hingga US$6.705,25 per ton. Logam itu dijual US$6.703 per ton pukul 10:56 waktu Tokyo atau pukul 08:56 WIB setelah melemah hingga ke posisi US$6.637 kemarin.

Sementara itu, di bursa New York, kontrak untuk pengiriman Desember sedikit berubah pada US$3,035 pound.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
komoditas, komoditas tembaga

Sumber : Bloomberg

Editor :

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top