Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pefindo Tegaskan Peringkat Obligasi Salim Ivomas idAA

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat obligasi PT Salim Ivomas Pratama Tbk. pada level idAA.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 10 September 2014  |  04:04 WIB
Pefindo Tegaskan Peringkat Obligasi Salim Ivomas idAA
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat obligasi PT Salim Ivomas Pratama Tbk. pada level idAA.

Vonny Wijaya, Direktur Pefindo menyebutkan berdasarkan rapat yang digelar pada Senin (1/9), Pefindo menetapkan kembali peringkat idAA terhadap obligasi I Tahun 2009 PT Salim Ivomas Pratama Tbk.

Peringkat obligasi dengan nilai Rp452 miliar itu diberikan untuk periode 1 September 2014 hingga 1 Desember 2014.

Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi dari perusahaan serta laporan keuangan per 30 Juni 2014 dan 31 Desember 2014.

"Efek hutang dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan," ujarnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (9/9/2014).

Selain itu, kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut dibandingkan dengan obligor lainnya di Indonesia dinilai sangat kuat.

Pada saat yang sama, Pefindo juga menegaskan kembali peringkat idAA syariah terhadap Sukuk Ijarah I Tahun 2009 PT Salim Ivomas Pratama Tbk. senilai Rp278 miliar. Peringkat tersebut diberikan untuk periode 1 September 2014 hingga 1 Desember 2014.

"Kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas kontrak pendanaan syariah relatif dibanding emiten Indonesia lainnya adalah sangat kuat," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt salim ivomas pratama tbk salim ivomas rating pefindo
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top