Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Logindo Cetak Laba Bersih US$12 Juta di Semester I/2014

PT Logindo Samudramakmur Tbk. (LEAD) berhasil membukukan laba bersih US$12 juta pada semester I/2014, atau naik 66% dari periode yang sama tahun lalu.
Ilustrasi/Bisnis.com
Ilustrasi/Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Logindo Samudramakmur Tbk. (LEAD) berhasil membukukan laba bersih US$12 juta pada semester I/2014, atau naik 66% dari periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan laba bersih itu seiring dengan pertumbuhan pendapatan yang tumbuh cukup signifikan.

Presiden Direktur Logindo Eddy Kurniawan Logam mengatakan pendapatan selama enam bulan pertama tahun ini berhasil mencapai US$36,6 juta, naik 47% dari semester I/2013.

Peningkatan pendapatan dan laba bersih ini mayoritas diperoleh dari penyewaan atas lima kapal AHTS baru yang dibeli secara bertahap mulai Agustus 2013.

"Pencapaian ini juga bukti dari keberhasilan kami melakukan diversifikasi pelanggan," ujar Eddy dalam paparan di kantornya, Jumat (18/7/2014).

Berdasarkan catatan Logindo, tahun lalu itu portofolio pelanggan didominasi oleh Total Mahakam 68.08%, disusul oleh PHE ONWJ 18.4%, Premier Oil 2.26%, CNOOC 2.1%, dan pelanggan lainnya 9.16%.

Per akhir Juni 2014, terjadi pergeseran portofolio pelanggan. Porsi Total Mahakam turun menjadi 46.69%, PHE ONWJ jadi 7.68%, Premier Oil bertambah jadi 11.37%, dan CNOOC jadi 0.51%.

Perseroan berhasil memperoleh pelanggan baru, yakni PHE Nunukan yang porsinya mencapai 23.26%, PHE WMO 0.92%, dan Total Mentawai 1.58%. Sisanya, pendapatan per Juni 2014 berasal dari pelanggan lainnya sebesar 7.99%.

"Tahun lalu mayoritas itu masih dari Total Mahakam. Per Juni 2014, dari Total Mahakam hanya 47%. Kami banyak dapat customer baru, ini hasil dari diversifikasi," ujarnya.

Selain diversifikasi, Eddy mengatakan kontribusi pendapatan yang lebih besar diperoleh dari kapal-kapal AHTS menengah dan besar yang juga memberikan margin yang lebih tinggi.

"Ini pada akhirnya dapat memberikan margin laba bersih sebesar 32,7% untuk semester I 2014," ujarnya.

Eddy mengatakan setelah pemilihan presiden, prospek industri dan peluang usaha pada semester dua dan ke depannya, prospeknya dinilai sangat baik dan terbuka.

Berdasarkan catatan Logindo, perseroan punya on going kontrak senilai US$153 juta dan sedang mengikuti proyek-proyek tender senilai US$270 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Sepudin Zuhri
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper