Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemegang Saham Restui Rencana Merger DVLA dan Prafa

Para pemegang saham PT Darya-varia Laboratoria Tbk. (DVLA) menyetujui rencana penggabungan perseroan dengan PT Pradja Pharin (Prafa).
Nenden Sekar Arum
Nenden Sekar Arum - Bisnis.com 16 Juni 2014  |  16:57 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Para pemegang saham PT Darya-varia Laboratoria Tbk. (DVLA) menyetujui rencana penggabungan perseroan dengan PT Pradja Pharin (Prafa).

Direktur Independen & Corporate Secretary Darya-Varia menjelaskan persetujuan tersebut telah didapatkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang dilaksanakan di Jakarta, Jumat (13/6/2014).

"Hasil RUPSLB menyetujui rancangan penggabungan yang telah dipersiapkan perseroan," paparnya dalam laporan hasil RUPSLB yang dirilis, Senin (16/6/2014).

Sebelumnya RUPS-LB terkait rencana merger tersebut yang dilaksanakan pada Selasa (3/6/2014) sempat diskors karena perseroan belum mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perseroan menjelaskan rencana penggabungan tersebut sebagai upaya efisiensi dan strategi untuk menguatkan pondasi finansial perseroan, serta untuk menciptakan perusahaan farmasi yang lebih terintegrasi.

Selama ini keberadaan Prafa sebagai badan hukum yang terpisah menimbulkan biaya transaksi antarperusahaan yang menimbulkan beban administrasi tambahan.

Dengan penggabungan tersebut diharapkan dapat menyederhanakan proses administrasi, mengintegrasikan fasilitas produksi dan menghilangkan transaksi antarperusahaan yang akan meningkatkan efisiensi biaya produksi dan biaya operasional secera keseluruhan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

darya varia
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top