Analis Sebut Inflasi Terjaga, Mengerek IHSG

Laju inflasi Mei 2014 yang masih terjaga menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan mampu berhenti di zona hijau pada perdagangan Senin (2/6/2014).
Bunga Citra Arum Nursyifani
Bunga Citra Arum Nursyifani - Bisnis.com 02 Juni 2014  |  16:50 WIB
Analis Sebut Inflasi Terjaga, Mengerek IHSG
Suasana perdagangan di BEI. Inflasi terjaga mengerek IHSG - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Laju inflasi Mei 2014 yang masih terjaga menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan mampu berhenti di zona hijau pada perdagangan Senin (2/6/2014).

William Surya Wijaya, Kepala Riset PT Asjaya Indosurya Securities, mengatakan inflasi Mei 2014 yang sebesar 0,16% masih cukup bagus, dan defisit neraca perdagangan tidak terlalu besar meskipun meleset dari ekspektasi.

“Selain itu, penurunan cukup tajam pada perdagangan sebelumnya tidak disertai alasan kuat, sehingga investor merasa itu adalah kesempatan untuk membeli,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (2/6/2014).

Dia menambahkan, jangan dilupakan pula bahwa nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS jika mencapai ambang batas Rp11.750/US$, maka akan cukup berpengaruh terhadap IHSG. Namun, menurutnya, semua masih dalam tahap normal.

Neraca perdagangan Indonesia pada April 2014 defisit US$1,96 miliar. IHSG hari ini ditutup naik 0,37%, sementara Rupiah berhenti di level Rp11.766/US$.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Ismail Fahmi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup