Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beban Meningkat, Darya-Varia Rugi Rp17,41 Miliar

PT Darya-varia Laboratoria Tbk. (DVLA) mencatatkan rugi bersih sebanyak Rp17,41 miliar di sepanjang tiga bulan pertama tahun ini.
Nenden Sekar Arum
Nenden Sekar Arum - Bisnis.com 29 April 2014  |  18:10 WIB
Kantor Darya Varia. Perseroan menderita rugi karena beban meningkat - Bisnis
Kantor Darya Varia. Perseroan menderita rugi karena beban meningkat - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--PT Darya-varia Laboratoria Tbk. (DVLA) mencatatkan rugi bersih sebanyak Rp17,41 miliar di sepanjang tiga bulan pertama tahun ini.

Kerugian tersebut disebabkan menurunnya penjualan serta meningkatnya beban yang ditanggung perusahaan farmasi tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis perseroan Selasa (29/4/2014), tercatat penjualan perseroan turun 24,24% dari Rp286,87 miliar di kuartal I/2013 menjadi Rp217,32 miliar.

Peningkatan beban terlihat pada pos beban penjualan dan pemasaran yang mencapai 8,66% dari Rp97,03 miliar menjadi Rp105,44 miliar.

Selain itu di pos beban usaha lain-lain, perseroan juga mencatatkan rugi selisih kurs mencapai Rp3,8 miliar, sementara di periode yang sama tahun lalu perseroan membukukan laba selisih kurs sebanyak Rp263,43 juta.

Belum lama ini, perseroan juga berencana untuk melakukan merger dengan anak usaha. Aksi tersebut berpotensi menyebabkan seluruh aset dan kewajiban anak usaha PT Pradja Pharin akan beralih kepada Darya-Varia sebagai perusahaan penerima penggabungan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

darya varia
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top