Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IPO DWI ANEKA: Listing 8 Mei, DAJK Tetapkan Harga Rp470/Saham

PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo (DAJK) menetapkan harga penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) sebesar Rp470 per saham
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 27 April 2014  |  20:30 WIB
 Bursa Efek Indonesia - Bisnis
Bursa Efek Indonesia - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo (DAJK) menetapkan harga penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) sebesar Rp470 per saham atau cenderung ke batas atas dari harga indikatif yang ditetapkan di kisaran Rp425 hingga Rp475 per saham.

Presiden Direktur PT Valbury Asia Securities—bertindak sebagai penjamin emisi (underwriter)—Johanes Soetikno menuturkan kecenderungan batas atas mencerminkan produsen kemasan (packaging) kardus itu sangat diminati investor saat penawaran awal (bookbuilding) pada 14 April hingga 23 April 2014.

“Dari penetapan harga itu, Dwi Aneka berpotensi memperoleh dana sebesar Rp470 miliar,” ujarnya kepada Bisnis, Minggu (27/4/2014).

Dari dana yang akan dihimpun itu, sekitar 60% dana IPO akan digunakan untuk modal kerja, sedangkan sisanya 40% akan digunakan untuk belanja modal dalam rangka peningkatan kapasitas produksi.

Dana hasil IPO tersebut juga akan digunakan untuk membiayai belanja modal‎ yang dialokasikan perseroan sebesar Rp450 miliar untuk rencana bisnis 2014.

Sejumlah rencana ekspansi yang telah direncanakan perseroan, seperti membeli lebih banyak mesin untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Sebagai informasi, IPO perusahaan yang berbasis di Tangerang, Banten, itu sempat tertunda dari rencana semula pencatatan (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir tahun lalu menjadi 8 Mei 2014.

Dalam aksi korporasi itu, Dwi Aneka meningkatkan jumlah saham yang akan dilepas ke publik menjadi 1 miliar saham atau 40% dari modal disetor dan ditempatkan.

Rencana awal, perseroan hanya akan melepas sebanyak 642,8 juta saham ke publik atau 30% dari modal disetor dan ditempatkan.

Menurut Johanes, hal itu seiring dengan banyaknya permintaan dari sejumlah investor strategis, seperti PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.

Kendati demikian, dia enggan menjelaskan secara rinci mengenai rencana perusahaan yang didirikan duo pengusaha nasional Sandiaga S Uno dan Edwin Soeryadjaya itu untuk masuk ke Dwi Aneka.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo dwi aneka jaya kemasindo
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top