Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA AS: Coca Cola, Johnson & Johnson, Yahoo, Intel Kuatkan Indeks

Trust Securities mengemukakan laju bursa saham Amerka Serikat berbalik melemah sepanjang pekan ini
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 20 April 2014  |  12:12 WIB
 Coca Cola kuatkan bursa AS
Coca Cola kuatkan bursa AS

Bisnis.com, JAKARTA- Trust Securities mengemukakan laju bursa saham Amerka Serikat berbalik melemah sepanjang pekan ini.

Kepala Riset Trust Securities mengatakan adanya peningkatan tensi geopolitik di Ukraina sempat menganggu laju bursa saham AS, namun dapat tertutupi rilis peningkatan kinerja Citigroup Inc., Edward Lifescience Corp., dan kenaikan saham-saham produsen energi serta tekno yang memberikan sentimen positif tambahan.

“Ekspektasi penguatan lanjutan laju bursa saham AS sempat terganggu dengan respons negatif peningkatan ketegangan di Ukraina, setelah tidak adanya titik temu dari pembicaraan via telepon antara Putin dan Obama serta ditambah dengan adanya aksi turun ke jalan dari para demonstran,” kata Reza dalam risetnya.

Dia mengatakan rilis kenaikan tipis chain store sales tidak diimbangi dengan rilis redbook, dan NY empire state manufacturing index yang menurun.

Tetapi, ujarnya, rilis berita positif dari Coca Cola Co. yang mengalami kenaikan volume penjualan dan Johnson & Johnson yang mengalami kenaikan proyeksi kinerja, dapat mengantarkan laju bursa saham AS ke zona hijau.

Rilis building permits AS yang mengalami penurunan, ujarnya, dapat diimbangi dengan kenaikan housing starts dan manufacturing production.

Tidak hanya itu, tambahnya, rilis kinerja di atas estimasi dari Yahoo! Inc. dan Intel Corp. turut menambah sentimen positif sehingga dapat mengantarkan kembali laju bursa saham AS di zona hijau.

 “Namun demikian, positifnya laju bursa saham AS jelang akhir pekan belum mampu melebihi pencapaian di pekan sebelumnya,” kata Reza.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dow jones indeks dow jones
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top